Categories: News

Aksi 3 Rembuk Konvergensi Stunting di Sinjai

Pemkab Sinjai

Sinjai, trotoar.id – Setelah melaksanakan aksi 1 dan 2, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali melaksanakan aksi 3 rembuk konvergensi Stunting dengan seluruh stakeholder terkait di ruang pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa (31/5)

Rembuk konvergensi stunting ini merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, drg. Farina Irfani mengatakan, aksi 3 rembuk stunting bertujuan untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi percepatan penurunan stunting kabupaten secara terintegrasi serta penyampaian jumlah kasus dan prevalensi stunting.

Termasuk mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi serta membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di kabupaten Sinjai.

“Penyelenggaraan intervensi penurunan stunting terintegrasi merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor dan lintas program sehingga diperlukan sebuah tim lintas sektor sebagai pelaksana aksi Integrasi,” katanya.

Kegiatan ini dibuka Bupati Sinjai yang diwakili Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong. Dalam sambutannya, Wabup meminta kepada para camat untuk memfasilitasi dan mengkoordinir desa dan kelurahan dalam upaya konvergensi stunting.

Masih dalam sambutan Bupati Sinjai, Wabup meminta kepada kepala perangkat daerah agar lebih fokus melakukan intervensi stunting sesuai kewenangan masing-masing, sebab seluruh kebijakan membutuhkan dukungan dan komitmen seluruh pihak bukan hanya dari sektor kesehatan tapi juga dari Sektor non kesehatan.

“Melalui rembuk stunting ini saya harap masing-masing stakeholder dapat mengambil perannya masing-masing untuk bekerjasama melakukan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sinjai. Kemitraan dan sinergitas antar seluruh pemangku kepentingan harus terus dikuatkan untuk mewujudkan Sinjai bebas stunting,” jelasnya saat membacakan sambutan.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Kepala Bappelitbangda Sulsel, Ir H Darmawan Bintang serta narasumber dari lainnya dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel ini diakhiri dengan penandatanganan dan deklarasi komitmen bersama dalam konvergensi stunting yang diteken jajaran pemerintah daerah, kecamatan, desa serta stakeholder terkait. (*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Reses di Tallo, Yulianto Badwi Tampung Aspirasi Warga Soal Air Bersih hingga Sampah

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam…

22 jam ago

Muscab IOF Makassar, Irfan Qurniawan Terpilih sebagai Ketua Periode 2025–2030

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (IOF) Makassar sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab)…

22 jam ago

Akhiri Reses, Hj Umiyati Serap Aspirasi Warga Paropo: Drainase hingga Bantuan UMKM Jadi Prioritas

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, menutup rangkaian kegiatan reses ketiga masa…

23 jam ago

Sinergi Kelurahan Pangkajene Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Bantuan Modal Swadaya

SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi berbasis swadaya masyarakat ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, bersama unsur…

24 jam ago

Sidrap Targetkan Cetak Sawah Baru 600 Hektare, Bupati Usulkan Sistem Swakelola

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menargetkan penambahan cetak sawah baru seluas 600…

1 hari ago

Wakil Ketua DPRD Makassar Soroti Maraknya Begal, Dorong Solusi Nyata dan Perlindungan Korban

MAKASSAR, TEOTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, menyoroti maraknya aksi begal yang…

1 hari ago

This website uses cookies.