Categories: Metro

Wakil Walikota Tinjau Kesiapan Lorong Wisata

Pemkot Makassar

Trotoar.id, Makassar — Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Makassar Mario Said, dan beberapa OPD terkait meninjau Lorong Wisata di Kecamatan Panakkukang, Rabu (27/7). 

Dia berharap agar kiranya program Lowong wisata dapat segera rampung sebelum nantinya akan di launching pada 17 Agustus bertepatan dengan hari perayaan Hut Proklamasi RI ke 77 Tahun 

Didampingi Camat Panakkukang Andi Pangerang Nur Akbar, Fatmawati melihat potensi-potensi yang ada yang bisa dikembangkan di Lorong Wisata. Seperti saat ia mengunjungi Lorong Wisata di Jalan AP Pettarani V Kelurahan Tamamaung. Dia melihat ada banyak potensi yang bisa dikembangkan.

Di antaranya potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baik di bidang kuliner maupun melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat sekitar.

“Saya lihat di sini banyak masyarakat yang bisa menjahit. Saya mau mereka ini dibuatkan kelompok usaha bersama agar itu bisa kembangkan mereka punya potensi,” kata Fatma.

Begitu juga bagi pelaku usaha kuliner dan pengrajin hasil dari daur ulang sampah. Fatma mau potensi yang ada di lorong setiap OPD bisa ambil bagian dalam hal pengembangannya.

“Saya mau semua ambil peran, potensi itu segera diinventarisir dan saya minta datanya secepatnya,” tuturnya.

Camat Panakkukang, Andi Pangerang Nur Akbar menyebutkan dua Lorong Wisata yang dikunjungi Wakil Wali Kota memiliki potensi budaya dan UMKM yang perlu untuk dikembangkan.

Apalagi di Lorong Wisata Kampung Budaya Paropo. Nantinya lokasi ini akan menjadi destinasi wisata budaya unggulan Kota Makassar.

Bahkan pemerintah kecamatan akan menggandeng pihak travel. Tujuannya agar wisatawan bisa lebih mudah untuk mengunjungi destinasi wisata budaya yang ada di Paropo.

“Nanti kita akan atur tournya kerja sama dengan travel. Tour di sini ada tiga sesi pementasan tiap hari yang kita buka. Yaitu jam tiga sore, jam lima sore, dan malam hari,” jelas Andi Pangerang.

Andi Pangerang meyakini konsep ini mampu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Sebab tidak hanya sekadar menjual atraksi budaya, tapi juga ada destinasi lain yang bisa dikunjungi. 

Seperti pembuatan kulit ketupat, gantungan kunci, pengrajin besi, budidaya ikan Nila hingga menikmati kuliner khas Kota Makassar di Baruga Paropo.

“Jadi kita sudah siapkan tour guide yang akan membawa wisatawan keliling di Paropo. Kita jual paket, hasil dari itu ada ekonomi yang berputar sehingga ada pemasukan untuk kelompok kelola wisata,” tuturnya.

Dia menyebut khusus di Kecamatan Panakkukang ada 77 Lorong Wisata yang akan dihadirkan tahun ini. Namun hanya ada tiga Lorong Wisata yang akan dilaunching pada Agustus mendatang.

“Secara keseluruhan progresnya sudah mencapai 50% untuk swadaya. Tinggal infrastruktur dan bantuan dari beberapa OPD,” tutupnya.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Bupati Sidrap Apresiasi Peran Gemes Squad dalam Memajukan Ekonomi Kreatif Lokal

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…

11 jam ago

Munafri: Muslim Life Fair Jadi Momentum UMKM Naik Kelas di Makassar

Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin

14 jam ago

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…

15 jam ago

TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026

JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…

17 jam ago

Walk Out dari Mubes, IKAFE Ingin IKA Unhas Lebih Berdampak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…

19 jam ago

Optimisme Bupati Sidrap di MRS Celebes 2026: Dari Lokal Menuju Internasional

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…

20 jam ago

This website uses cookies.