Trotoar.id, Makassar — Ketua fraksi partai Nasdem DPRD Sulsel Ady Ansar menyebutkan belum terealisasinya anggaran RP 60 miliar lebih yang dialokasikan untuk pembangunan stadion mattoangin, lantaran pemerintah dianggap tidak serius untuk hal tersebut
Dia mengatakan hal itu lantaran saat ini proses tender pembangunan stadion hingga saat ini belum juga dapat terealisasi, bahkan beberapa kali tender yang dilakukan gagal terus
“Soal stadion kami di dewan sudah membuktikan keseriusan kami dengan mengalokasikan anggaran, namun pihak eksekutif yang kami anggap kurang serius, sebab anggaran yang dialokasikan tidak dapat direalisasikan, bahkan tendernya pun gagal terus,” Kata Ady Ansar
Kalaupun anggaran yang sudah disiapkan di tahun ini, lanjut Ady Ansar tidak dapat gunakan, maka pihak DPRD akan mengusulkan, agar tersebut dialihkan untuk pembangunan yang lain, apakah untuk menyelesaikan pembangunan stadion Barombong.
Nanti di tahun 2023, Kata dia anggaran untuk pembangunan Stadion Mattoangin akan diusulkan lebih besar paling tidak setengah dari kebutuhan anggaran untuk membangun kembali stadion Mattoangin, jika memang faktor anggaran yang dialokasikan menjadi masalah.
“Kalau pemprov tidak serius kita alihkan saja anggarannya, nanti di tahun 2023 kita usulkan anggaran ;lebih besar, paling tidak setengah dari anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion Mattoangin,” Jelasnya
Ady juga menyampaikan jika komitmen fraksi Partai Nasdem harus ada stadion yang dapat difungsikan, karena DPRD tidak ingin mau meninggalkan jejak buruk di masanya, dan hal itu akan disampaikan dalam rapat KUA PPAS APBD P tahun 2022 yang akan digelar siang ini bersama pemerintah provinsi.
Meski ada beberapa masukan dari fraksi lain agar kiranya anggaran Rp 60 MIliar lebih dialihkan untuk menyelesaikan pembangunan stadion barombong, namun hal itu belum menjadi keputusan bersama antara Eksekutif dan Legislatif.
Sementara anggota Badan Anggaran (Banggar), Fachruddin Rangga beberapa waktu lalu menyampaikan, agar anggaran pembangunan stadion Mattoangin dialihkan untuk menyelesaikan pembangunan stadion Barombong yang sisa membutuhkan anggaran sekitar RP 80 miliar
“Kita usulkan kalau pemprov belum bisa membangun stadion Mattoangin tahun ini, sebaiknya anggaran dialihkan untuk menyelesaikan pembangunan stadion Barombong, yang kira-kira masih membutuhkan anggaran sekitar Rp 80 Miliar,” katanya
Apa lagi audit bangunan dan persoalan kepemilikan lahan telah selesai dilakukan sehingga dia mendorong apa yang menjadi usulan tersebut dapat direalisasikan pemerintah, agar Sulsel memiliki stadion olahraga.

