Buupati Luwu Utara Indah Putri Idnriani
Trotoar.id, Makassar – Kabupaten Luwu Utara menjadi salah satu kabupaten di Sulsel yang ditunjuk sebagai Pilot project pelaksanaan program desa ramah perempuan dan peduli anak Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA),
Saat melauching program tersebut, Bupati Luwu Utara mengapresiasi, lontara luwu utara menjadi salah satu kabupaten yang diberikan amanah melaksanakan program tersebut.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih, atas kesediaan 2 desa ini untuk menjadi pilot projek desa ramah perempuan dan peduli anak, mengapa demikian karena untuk menjadi DRPPA itu tidak mudah ada ada 10 indikator yang harus dipenuhi yaitu memastikan tidak ada pekerja anak di wilayah desa,” Jelasnya
Lanjut Perempuan pertama yang menjabat sebagai bupati, menyatakan untuk di luwu utara ada dua desa yang ditunjuk untuk melaksanakan program tersebut yakni desa kariango kecamatan baebunta dan desa pince pute kecamatan malangke
Sebab di dua desa yang ditunjuk melaksanakan program DRPPA, dirinya memastikan jika tidak ada kasus kekerasan perempuan dan anak dan pernikahan anak dibawah usia 19 tahun di desa tersebut, sebab itu menjadi syarat dan regulasi programa tersebut di luwu utara.
“Bagi perempuan yang menjadi kepala keluarga dan korban kekerasan serta bencana alam Dia juga memastikan jika memastikan perempuan sebagai kepala keluarga atau korban kekerasan, atau perempuan korban bencana alam (banjir dll) harus difasilitasi untuk program kewirausahaan.
Oleh karena itu, tambah indah, pelaksanaan program tersebut tidak bisa dilakukan sendiri hanya pemdes saja, akan tetapi harus didukung semua pemangku kepentingan, PKK.
“Kita harap PKK berperan aktif didalamnya mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan serta desa itu sendiri dengan mengoptimalkan program-program yang terdapat di pokja-pokja juga mengoptimalkan pembinaan dasa wisma untuk mendorong pola pengasuhan alternatif serta kita berharap juga DWP mengambil peran,” Ulasnya
Bukan hanya konvergensi program saja yang diandalkan, akan tetapi ada hal terpenting dalam membangun komitmen yang dibangun di tingkat desa, komitmen ini tidak hanya sampai pada level pimpinan desa tetapi harus diturunkan sampai ke level masyarakat untuk memastikan keberlanjutan
“Yang paling penting dari sebuah program bukan pada saat launching program atau membangun komitmen di awal tetapi yang paling penting adalah memastikan terjadi keberlanjutan atau kontinuitas di dalam pelaksanaan program,” Tambahnya
Soal keberlanjutan program tersebut, politisi perempuan ini memastikan kalau komitmennya terbangun sampai ke tingkat masyarakat karena sasarannya ada di masyarakat.
“Saya yakin dan percaya dengan komitmen diawal yang sudah sangat baik In syaa Allah dalam pelaksanaannya akan terjaga dengan baik,” Pungkasnya
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…
SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Persiapan pelaksanaan Gerakan Anti Mager di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus dimatangkan…