Trotoar.id, Makassar — walau langit terlihat mendung, para civitas SDN 24 Batangase tetap mengeliat dengan ceria dan gembira murid, guru, dan orang tua siswa, memasuki lapangan upacara dengan berbagai macam model pakaian adat nusantara, upacara mengenang Sumpah pemuda 94 tahun yang silam di peringati di lapangan Upacara.
Kepala sekolah Muminang SPD, membacakan pidato menteri pendidikan Nadiem Makarim dengan thema “bersatu Bangun Bangsa” sumpah pemuda telah memberikan plajaran pada kita bagaimana menyikapi sikap primordial agama, ras, kiltur dan berbagai kepentingan lainnya menjadikan kekuatan bukan menjadi factor yang melemahkan. Sejarah pemuda 94 tahun silam telah menjadi tonggak kuat menuju proklamasi Indonesia merdeka.
Sumpah pemuda selalu menjadi arti penting dalam persatuan Indonesia menuju kejayaan Indonesia, harga mati yang harus tetap terjaga adalah persatuan dan kesatuan dalam meneruskan perjuangan cita cita pemuda dalam konteks kekinian dan akan datang, pemuda hari ini adalah penggerak, apapun yang dilakukan pemuda saat ini adalah penentu untuk masa yang akan datang.
Pada peringatan Sumpah pemuda kali ini SDN 24 Batangase, tidak hanya menyelenggarakan upacara, tetapi juga melakukan beberapa lomba sesuai dengan ketegori kelas yang ada, semisal lomba mewarnai untuk kelas 1 dan kelas 2, sementara lomba lomba lainnya seperti kefasihan dalam membaca sumpah pemuda, proklamsi, dan lainnya, hal ini menurut orang tua murid ini adalah merupakan hal positif, walau sederhana ini akan memicu sikap perjuangan dalam menampilkan keberanian untuk maju kedepan dalam menampilkan sikap sportifitas.
Pakaian adat Nusantara adalah ragam budaya kita yang bereneka ragam, hal ini sengaja di tampilkan agar para murid menyadari sebagai bangsa besar Indonesia mempunyai keragaman yang sangat banyak sehingga penanaman sikap persatuan sangat perlu di tanamkan sejak umur sedini mungkin, ungkap salah seorang pengurus komite, karena pada saat sekarang ini kita di hadapkan oleh beberapa budaya luar yang kurang sesuai dengan budaya nusantara kita, maka penanaman budaya sejak dini wajib di tanamkan jika kita tidak ingin budaya kita hanya sekedar sejarah yang dingiat tapi tidak di lakonkan dalam kehidupan keseharian.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…
SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…