Categories: Metro

BPBD Kota Makassar Koordinasi Titik Rawan Banjir di 3 Kecamatan

Pemkot Makassar

Trotoar.id, Makassar – Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan kunjungan lapangan dalam rangka koordinasi titik rawan banjir di kantor kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Makassar.

“Kunjungan lapangan sekaligus koordinasi dengan pihak pemerintah kelurahan yang wilayahnya termasuk daerah rawan bencana di tiga kecamatan, yaitu Biringkanaya, Tamalanrea dan Manggala,” ungkap Rachmat selaku koordinator lapangan BPBD.

Dia merincikan di masing-masing kecamatan, di Kecamatan Biringkanaya yaitu Katimbang, Paccerakkang, Berua, Daya, Sudiang Raya, Laikang, Bakung, Pai, Sudiang dan Bulurokeng.

Lanjut Kecamatan Tamalanrea yaitu Buntusu, Tamalanrea Jaya dan Tamalanrea Indah. 

“Kemudian di Kecamatan Manggala yaitu Batua, Antang, Bangkala, Manggala dan Tamangapa,” bebernya.

Menurut dia kegiatan ini juga dalam rangka koordinasi aktivasi komando penanganan darurat bencana di masing-masing kelurahan. 

“Aktivasi komando ini sebagai upaya kesiapsiagaan aparat pemerintah setempat dalam penanggulangan bencana. Ini juga sebagai bentuk koordinasi antara BPBD dengan kelurahan jika terjadi bencana di wilayahnya,” harapnya.

Untuk itu, di kunjungan lapangan sekaligus koordinasi aktivasi komando, pihak BPBD turun langsung ke lokasi untuk memetakan titik-titik rawan bencana banjir sekaligus pengumpulan data pendukung kajian risiko bencana.

“Kita berharap aparat pemerintah di kelurahan bisa memberikan informasi titik rawan bencana di wilayahnya. Selain itu, data pendukung seperti jumlah jiwa, rumah, fasum dan fasos, serta titik-titik pengungsian bila terjadi bencana,” kata Rachmat saat ditemui di Carester Manggala, Selasa (13/12).

Sementara itu, Kabid Kedarutan dan Logistik BPBD, Muhammad Ilham Idris mengatakan koordinasi dengan pihak kelurahan dilakukan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang dilakukan pada titik-titik rawan bencana banjir.

“Data ini untuk menilai potensi risiko, mengidentifikasi kebutuhan serta membuat rekomendasi dalam rangka respon cepat penanggulangan bencana di daerah rawan bencana,” ungkapnya.

Menurutnya data kajian risiko bencana ini nantinya akan membantu BPBD dan kelurahan untuk memetakan titik rawan bencana banjir sebagai upaya pengurangan risiko bencana di wilayah terdampak.

“Adanya data kajian risiko bencana akan membantu dalam menyampaikan informasi terkait titik rawan bencana dan dampak yang diakibatkan jika terjadi bencana,” ucapnya.

Lanjut Ilham Idris, data kajian risiko ini juga merupakan sebuah hal yang sangat dibutuhkan dan perlu mendapatkan perhatian khusus, agar proses penanggulangan dan penangangan bencana dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.

“Informasi mengenai kerawanan bencana itu perlu juga tersampaikan ke masyarakat, tetapi perlu kesadaran masyarakat juga pada saat terjadi cuaca ekstrem segera menyelamatkan diri ke tempat yang aman,” imbuhnya.

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Koperasi Merah Putih Segera Diresmikan, Wabup Sidrap Tekankan Kekuatan Kolaborasi

SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, mengapresiasi kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam persiapan…

3 menit ago

Gerak Cepat, Bupati Sidrap Tinjau Banjir Amparita Usai Tiba dari Jakarta

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana dengan…

7 menit ago

Bupati Sidrap Turun Langsung Pantau Banjir, Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Drainase Tersumbat

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak banjir…

9 menit ago

Hanya 20 Persen Petani Baca Label Pestisida, Alishter Ingatkan Risiko Keracunan

LUWU UTARA, TROTOAR.ID — Rendahnya kesadaran petani dalam membaca label kemasan pestisida menjadi perhatian serius.…

13 menit ago

Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak di Fasum Barawajah, Akses Jalan Kembali Difungsikan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kecamatan Panakkukang terus menggencarkan penataan wilayah sebagai bagian dari program berkelanjutan…

15 menit ago

Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kebudayaan dan ekonomi kreatif…

18 menit ago

This website uses cookies.