Categories: Parlemen

Komisi E Gelar RDP Bersama Penyedia Alkes, Pemprov Sulsel Berhutang Rp 5 M Lebih

DPRD Sulsel

Trotoar.id, Makassar – Dalam rapat dengar pendapat yang dilakukan Komisi E bersama Dinas Kesehatan dan Pihak rekanan dalam hal ini penyedia Alat kesehatan, membeberkan pemerintah provinsi masih memiliki utang sekitar Rp5 miliar Lebih terhadap rekanan  alkes 

Sebelum rapat dimulai tiga pihak rekanan Dinas Kesehatan dipersilahkan menyampaikan data terkait utang pemprov ke pihak penyedia alkes 

Dari tiga rekanan  satu persatu menyampaikan jika masih ada hak perusahaan mereka belum di bayarkan oleh pemprov Sulsel diantaranya  PT Mulya Husada  jaya (Rp2,7 M), PT HMD Gemilang (Rp1,8 M) dan PT PT Cobra Dental Indonesia (Rp 809 Juta) 

“Dari nilai kontrak yang dikerjasamakan kami belum mendapatkan pelunasan dari pemprov,”  Kata salah satu perwakilan mitra kerja Dinas Kesehatan 

Mendengar hal itu, anggota komisi E Ady Ansar meminta agar Pemerintah untuk segera membayar hutangnya ke pihak penyedia alkes. 

Meski bangunan Rumah Sakit Regional yang berada di kabupaten Bone terancam akan menjadi bangunan salah satu mangkrak, sehingga dia berharap selain menyelesaikan kewajibannya kepada pihak Swasta dinkes juga harus fokus pada pembangunan gedung RS Regional 

“Ini RS Regional menjadi salah satu harapan kami dan program gubernur yang tertuang dalam RPJMD, sehingga kita Ingin bangunan ini tidak menambah daftar bangunan mangkrak di Sulsel, ” Jelasnya 

Hal senada juga ditegaskan oleh Selle KS Dalle, Selle menyatakan heran dengan kebijakan Dinas Kesehatan yang lebih dahulu melakukan pengadaan alkes sementara progres bangunan di bawah 60 persen 

“Ini kita mau tau apa dan kenapa pemerintah lebih mengutamakan pengadaan alkes terlebih dahulu ketimbang bangunan, kan kasihan alkes yang di dibeli namun manfaatnya tidak ada, jangan sampai bangunan RS Regional di bone akan jadi gudang alkes saja, ” Tegasnya 

Dengan suara lantang, Selle menyatakan, keinginan pemerintah provinsi membangun RS Regional juga menjadi atensi DPRD, sebab dengan adanya RS Regional yang berada di kampung Ibu Kadis, memudahkan masyarakat dalam pelayanan kesehatan. 

“Kita berharap RS Regional ini menjadi sejarah kepemimpinan gubernur saat ini  nah kalau bangunan yang seperti ini apa yang bisa di harap, saya juga minta penjelasan kontraktor apa kendala yang dihadapi sehingga volume bangunan jauh daei harapan,” Tegas Selle 

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Kemendagri Nobatkan Makassar Terbaik I Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di…

1 hari ago

Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur “Makassar Move” di Lontara+, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penerapan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat partisipasi…

1 hari ago

Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026

MAKASSAR, Trotoar.id — Lautan manusia berseragam pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari, Minggu (30/5/2026) pagi,…

1 hari ago

Kawal MHM 2026, Perumda Parkir Makassar Turunkan 50 Personel dan Siapkan 12 Kantong Parkir Resmi

MAKASSAR, Trotoar.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya memperketat pengawasan dan pengelolaan parkir…

2 hari ago

Wawali Makassar Dukung KKN Berdampak UNIFA 2026, Perkuat Kolaborasi Pengabdian Masyarakat

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari jajaran Universitas…

2 hari ago

Gandi Rusdi Keliling Sulsel, Salurkan Daging Kurban Sekaligus Konsolidasi Kader PSI

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, Muammar…

2 hari ago

This website uses cookies.