Categories: News

APBD Sulsel 2024 Fokus Alokasi untuk Petani, Peternak dan Nelayan

Pemprov Sulsel

Trotoar.id, Makassar – Total APBD Pokok 2024 yang disepakati DPRD Sulsel dan Pemerintah Provinsi Sulsel adalah senilai Rp10,028 triliun. Hal ini setelah dilakukan penetapan bersama melalui Rapat Paripurna, Senin malam, 6 November 2023.

Menjadikan Sulsel provinsi ke empat yang ketuk palu untuk APBD Pokok tahun 2024.

“Hari ini kita di ruangan yang terhormat ini mengambil keputusan yang penting bagi kepentingan dan masa depan Sulawesi Selatan. Karena APBD ini adalah uangnya rakyat Sulsel, bukan uangnya gubernur, maka penggunaan uang ini, perencanaannya dan pertanggungjawabannya harus mendapat persetujuan DPRD Sulsel,” kata Bahtiar Baharuddin.

Bahtiar menyebutkan, APBD sebagai salah satu alat instrumen membangun Sulsel. Rancangan APBD Pokok Sulsel sudah sejalan dengan arah kebijakan nasional.

Digunakan, seperti mendukung dan menyukseskan Pilkada Serentak 2024, memberikan solusi terhadap perubahan lingkungan dan daerah yang tantangannya begitu kuat akhir-akhir ini, yang disebabkan antara lain, kondisi dunia ketersediaan pangan seluruh dunia bermasalah.

Ada 22 negara yang tidak mau mengekspor bahan pangannya. Kemudian perang yang memengaruhi atas barang di seluruh dunia. Serta el-nino yang berkepanjangan dan ini semua menjadi tantangan bagi Indonesia.

Ia mengapresiasi kecerdasan pimpinan dan anggota DPRD Sulsel bersama dan berdialog dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi yang bisa membaca dan melihat kondisi ril dan memfokuskan anggaran untuk sektor yang ril menjadi kebutuhan masyarakat.

Fokus utama dari APBD Sulsel untuk sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan. Sehingga alokasi akan besar untuk program petani, peternak dan nelayan.

Bahtiar menjelaskan, pertama peningkatan produksi pertanian yang selama ini surplus padi dan jagung.

Serta komoditas lain di bidang holtikultura yang memungkinkan menjadi alat ungkit baru bagi pembangunan pertanian di Sulsel.

Kedua, sektor peternakan yang dialokasikan lebih besar di bandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kemudian sektor perikanan dan kelautan.

“Oleh karenanya ketiga sektor ini dijamin dan disinergikan dengan kegiatan yang tersebar di seluruh OPD, dan tentu juga swasta serta partisipasi masyarakat Sulsel,” sebutnya.

Beberapa program yang dihadirkan Bahtiar misalnya ketahanan pangan budidaya pisang dan bantuan unggas, rumpon dan rumah ikan.

Sehingga diharapkan APBD ini menjadi alat pengungkit perekonomian yang baru tumbuh 5,00 persen. Selanjutnya, APBD ini bisa menurunkan angka kemiskinan yang masih berada pada angka 8,7 persen (data BPS Maret 2023).

Serta, APBD ini menjadi instrumen untuk menyelesaikan dan mengurangi stunting yang hari ini Sulsel masih pada angka 27,2 persen dengan sasaran capaian 14 persen di 2024.

“Oleh karenanya skenario skema APBD 2024 adalah skema terbaik yang bisa kita lakukan. Hasil dialog yang sangat intensif dari seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulsel dan TAPD. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih,” pungkasnya.(*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Reses di Tallo, Yulianto Badwi Tampung Aspirasi Warga Soal Air Bersih hingga Sampah

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam…

10 jam ago

Muscab IOF Makassar, Irfan Qurniawan Terpilih sebagai Ketua Periode 2025–2030

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (IOF) Makassar sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab)…

10 jam ago

Akhiri Reses, Hj Umiyati Serap Aspirasi Warga Paropo: Drainase hingga Bantuan UMKM Jadi Prioritas

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, menutup rangkaian kegiatan reses ketiga masa…

12 jam ago

Sinergi Kelurahan Pangkajene Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Bantuan Modal Swadaya

SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi berbasis swadaya masyarakat ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, bersama unsur…

12 jam ago

Sidrap Targetkan Cetak Sawah Baru 600 Hektare, Bupati Usulkan Sistem Swakelola

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menargetkan penambahan cetak sawah baru seluas 600…

14 jam ago

Wakil Ketua DPRD Makassar Soroti Maraknya Begal, Dorong Solusi Nyata dan Perlindungan Korban

MAKASSAR, TEOTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, menyoroti maraknya aksi begal yang…

15 jam ago

This website uses cookies.