Categories: Daerah

Ironis! Plafon Ruang HCU Anak RSUD H. Sultan Daeng Radja Bulukumba Roboh, Timpah Pasien

Bulukumba

Trotoar.id, Bulukumba – Kejadian ironis terjadi di RSUD H. Sultan Daeng Radja Bulukumba, dimana plafon ruang High Care Unit (HCU) Anak tiba-tiba roboh pada hari Rabu, menyebabkan kepanikan di antara pasien, keluarga, dan petugas medis.

Insiden ini terjadi pada pukul 01:40 WITA dini hari  saat sejumlah pasien, penjaga pasien sedan beristirahat.

Hingga Beberapa pasien, keluarga pasien tertimpa palfon yang ambruk Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun beberapa pasien dan keluarganya mengalami luka ringan akibat serpihan plafon yang jatuh.

Kepala RSUD H. Sultan Daeng Radja, dr H Rizal Dappi. menyatakan bahwa pihaknya telah segera melakukan evakuasi pasien dan menangani luka-luka yang terjadi akibat insiden ini.

Selain itu, pihak rumah sakit juga telah melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan secara menyeluruh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Diiketahui secara pasti penyebab robohnya plafon ruang HCU Anak ini. Namun, pihak rumah sakit telah berjanji untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap akar permasalahan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pihak keluarga pasien yang menjadi korban kejadian ini mengharapkan agar pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun manajemen rumah sakit, segera bertindak untuk memperbaiki fasilitas dan memastikan keamanan serta keselamatan pasien menjadi prioritas utama.

Sementara itu, masyarakat Bulukumba juga menyoroti insiden ini sebagai cerminan kurangnya perhatian terhadap infrastruktur kesehatan di daerah tersebut. 

Di tengah upaya peningkatan pelayanan kesehatan, keamanan dan kelayakan fisik fasilitas kesehatan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan demi menjaga keselamatan pasien dan tenaga medis.

Begini Kronologi Rubuhnya Plafon RSUD H Andi Sulthan Dg Radja

Pada hari ini Jumat tanggal dua puluh dua bulan Maret tahun Dua Ribu Dua Puluh Empat, terjadi “plafon jatuh” pada Perawatan Mawar I ruang HCU dan Perawatan Mawar II ruang 212.

Adapun kronologinya sebagai berikut:

1. Sekira jam 01.50 wita diperoleh informasi bahwa ada plafon jatuh/runtuh di kamar

2. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Direktur didampingi security RSUD  segera menuju ruang tempat jatuhnya tandon.

3. Dari penelusuran Tim IPRS diketahui bahwa jatuhnya plafon karena adanya tandon air yang pecah. Tandon air ini berada pada sisi bangunan C1 (pada lantai satu Perawatan Asoka dan lantai 2 Perawatan Mawar)

4. Perawatan Mawar diperuntukkan bagi pasien anak yang disebut Ruang HCU.

5. Terdapat 4 orang pasien di Perawatan Mawar I  ruang HCU dan terdapat 7 orang pasien di Perawatan Mawar II kamar 212

6. Atas kerjasama yang baik dan gerakan cepat dari  keluarga pasien, kejadian plafon jatuh, tidak menimbulkan korban baik dari pasien, keluarga pasien maupun perawat.

Tindakan yang dilakukan

– Direktur RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja dan juga DPJP datang melihat langsung area  ruangan perawatan yang plafonnya jatuh.

– Petugas /perawat segera melakukan evakuasi terhadap pasien dan dari perawatan Mawar ke Perawatan Asoka I dan Perawatan Asoka II, diikuti oleh keluarga pasien.

– Tim instalasi pemeliharaan sarana prasarana RSUD melakukan penanganan pemutusan sementara aliran listrik ke ruangan tempat plafon jatuh.

– Pihak pengelola/manajemen RSUD bersama perawat telah melakukan komunikasi efektif dengan keluarga pasien dan pendampingan terhadap pasien.

Pendampingan ini akan terus dilakukan juga oleh DPJP dan perawat.

– Ruangan telah dibersihkan dari bahan material plafon jatuh.

– Identifikasi kebutuhan untuk dapat berfungsinya kembali ruangan tersebut sementara berproses.

Gambaran Umum Bangunan dan Tandon

– tandon air yang pecah dibuat/dibangun pada tahun 2014, dengan kapasitas 3300 kubik air, yang mengaliri kebutuhan air pada bangunan C1 ( lantai 1 Perawatan Asoka dan lantai 2 Perawatan Mawar).

– Plafon yang jatuh tersebut bangunannya dibangun pada tahun 2014 dan telah dilakukan renovasi pada tahun 2022.

– Tidak ada tanda rembesan maupun gejala plafon akan runtuh sebelum kejadian.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Kemendagri Nobatkan Makassar Terbaik I Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di…

18 jam ago

Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur “Makassar Move” di Lontara+, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penerapan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat partisipasi…

18 jam ago

Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026

MAKASSAR, Trotoar.id — Lautan manusia berseragam pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari, Minggu (30/5/2026) pagi,…

18 jam ago

Kawal MHM 2026, Perumda Parkir Makassar Turunkan 50 Personel dan Siapkan 12 Kantong Parkir Resmi

MAKASSAR, Trotoar.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya memperketat pengawasan dan pengelolaan parkir…

2 hari ago

Wawali Makassar Dukung KKN Berdampak UNIFA 2026, Perkuat Kolaborasi Pengabdian Masyarakat

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari jajaran Universitas…

2 hari ago

Gandi Rusdi Keliling Sulsel, Salurkan Daging Kurban Sekaligus Konsolidasi Kader PSI

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, Muammar…

2 hari ago

This website uses cookies.