Trotoar.id, Makassar — Dalam rangka peringatan Hari HAM Sedunia ke-75 tahun 2023, Pemerintah Kota Makassar berhasil menyabet penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan di Hotel Claro pada Senin (25/03/2024).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh PJ Gubernur Sulsel, Bachtiar Baharuddin, dan diterima oleh PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra.
Kota Makassar meraih predikat Kota Peduli HAM karena telah memenuhi dan mengimplementasikan kriteria standar penilaian P5 HAM (Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan HAM).
Kriteria tersebut mencakup pemenuhan hak sipil dan politik, seperti hak atas bantuan hukum, informasi, turut serta dalam pemerintahan, keberagaman, dan kependudukan. Selain itu, juga terpenuhinya hak ekonomi, sosial, dan budaya, seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan, lingkungan, perumahan layak, serta hak perempuan dan anak.
Firman Pagarra menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan tersebut dan menyatakan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis HAM sesuai dengan visi, misi, dan program prioritas Kota Makassar.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembentukan shelter sebagai wadah perlindungan bagi korban kekerasan terutama perempuan dan anak. Pemerintah Kota Makassar juga terus memperbaiki infrastruktur untuk memastikan kota nyaman bagi semua, termasuk kelompok difabel.
Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi Pemerintah Kota Makassar untuk lebih fokus dalam memenuhi hak asasi manusia setiap warganya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak, menyampaikan tujuan pemberian penghargaan ini sebagai bentuk motivasi untuk meningkatkan tanggung jawab dalam melaksanakan penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM.
Selain itu, penghargaan ini juga menjadi ajang untuk membangun sinergitas dan koordinasi antar daerah dan instansi terkait di Sulsel.

