Teotoar.id, Makassar – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencatat prestasi gemilang dalam pemilu kali ini dengan meraih lima kursi di DPRD Kota Makassar.
Keberhasilan ini menjadikan PKB menjadi incaran sejumlah bakal calon walikota untuk menjadi mitra koalisi dalam menghadapi pilkada Kota Makassar yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.
Sejumlah kader PKB pun didorong untuk menjadi bakal calon wakil wali kota di Pilwalkot Makassar.
Baca Juga :
Salah satu kader yang didorong adalah Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, yang dipertimbangkan untuk mendampingi Andi Seto Gadhista Asapa (ASA) atau Munafri Arifuddin.
Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haikal, menyampaikan PKB berkoalisi dengan siapa saja nyaman, meskipun ada aspirasi kader yang mengusulkan Azhar menjadi pasangan dengan ASA.
Meskipun terdapat peluang lain, namun yang paling terkini adalah pasangan dengan ASA.
“itu aspirasi Kader yang ingin mengusulkan Kak Azhar untuk maju bersama ASA, meskipun ada peluang lain yang juga sedang dipertimbangkan,” jelasnya.
Haikal juga menjelaskan bahwa beberapa figur telah menjalin komunikasi dengan PKB untuk menjadi mitra koalisi dalam pilkada Makassar, termasuk Ketua DPD II Golkar Makassar.
Namun, hubungan PKB dengan Andi Seto memiliki kedekatan emosional politik berdasarkan sejarah.
“Andi Seto memiliki latar belakang yang sejalan dengan Ketua DPW PKB Sulsel. Ayahnya, Andi Rudiyanto Asapa, pernah menjadi direktur LBH di Makassar dan keduanya sama-sama aktif dalam menangani kasus rakyat di sini.
Ini menciptakan ikatan historis yang kuat antara mereka,” ungkapnya.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Sulsel, Syamsu Rizal (Deng Ical), mengungkapkan bahwa PKB telah menyiapkan beberapa alternatif di Pilwalkot, termasuk duet ASA-Azhar atau Appi-Azhar.
“Walaupun komunikasi terkait alternatif tersebut masih bersifat informal, PKB akan melakukan kajian ilmiah untuk mengevaluasi posisi Azhar di Pilwalkot Makassar sebelum memutuskan paket yang tepat,” tambahnya.
Deng Ical menegaskan bahwa Azhar masih memiliki peluang untuk berpasangan dengan siapa pun, dan PKB akan menunggu hasil survei sebelum menentukan paket yang tepat untuknya.



Komentar