Trotoar.id, Makassar – Menjelang Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar 2024, lembaga konsultan dan riset politik, Nurani Strategic Consulting, merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan Munafri Arifuddin masih memimpin dalam tingkat keterpilihan (elektabilitas) di kalangan pemilih Kota Makassar.
Menurut hasil survei yang dirilis pada Jumat, 19 Juli 2024, Munafri Arifuddin menempati posisi teratas dengan 31,7 persen.
Dia diikuti oleh Rusdin Abdullah yang memperoleh 18,4 persen, Indira Jusuf Ismail dengan 15,6 persen, Andi Seto Asapa di posisi keempat dengan 9,5 persen, dan Rahman Bando yang memperoleh 7,4 persen.
“Munafri masih memimpin dalam top elektabilitas dengan 31,7 persen, diikuti oleh Rusdin Abdullah dengan 18,4 persen, Indira Jusuf Ismail 15,6 persen, Andi Seto Asapa 9,5 persen, dan Rahman Bando dengan 7,4 persen,” ungkap Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. Nurmal Idrus, MM.
Berikutnya dalam urutan elektabilitas adalah Aliyah Mustika Ilham dengan 5,4 persen, Irwan Adnan 2 persen, Sri Rahmi 1,2 persen, Azhar Arsyad 0,8 persen, Amri Rasyid 0,4 persen, dan Ahmad Susanto 0,2 persen. Sebanyak 7,4 persen responden tidak memberikan jawaban.
Nurmal menambahkan bahwa tingkat elektabilitas tersebut berkorelasi dengan popularitas masing-masing kandidat.
Munafri Arifuddin mencapai tingkat popularitas sebesar 81,2 persen, Rusdin Abdullah 69 persen, dan Indira Jusuf Ismail 64 persen.
“Jika melihat persentase popularitas ini, Rusdin Abdullah, Indira, dan Andi Seto masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan keterkenalan mereka dan mendekati atau bahkan melewati Munafri Arifuddin,” tambah Nurmal.
Menurutnya, dinamika penerimaan masyarakat terhadap calon walikota sangat fluktuatif, dengan lebih dari 30 persen pemilih menyatakan bahwa pilihan mereka masih mungkin berubah.
Nurmal juga menekankan bahwa pasangan calon walikota dan wakil walikota akan sangat mempengaruhi elektabilitas masing-masing kandidat.
Untuk posisi calon wakil walikota, nama-nama seperti Rahman Bando, Aliyah Mustika, Irwan Adnan, Azhar Arsyad, dan Amri Rasyid memiliki tingkat elektabilitas yang cukup baik.
Survei ini dilakukan terhadap seluruh warga negara Indonesia di Kota Makassar yang memiliki hak pilih, yaitu mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
Sampel survei terdiri dari 500 responden yang dipilih secara acak melalui metode stratified multistage random sampling.
Survei dilakukan dengan margin of error ±5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pewawancara yang telah dilatih melakukan wawancara tatap muka dengan responden antara 24 Juni hingga 4 Juli 2024. (*)
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menunjukkan keseriusannya dalam menarik investasi dengan menggelar…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Pers mengecam keras penangkapan sejumlah jurnalis Indonesia oleh tentara Israel saat…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang lebih…
MAKASSAR, TROTOAR.ID -- Seorang warga Sulawesi Selatan, Andi Angga Prasadewa, dilaporkan menjadi korban penculikan oleh…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) meraih dua penghargaan sekaligus dari Dinas Perpustakaan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Minggu malam (17/5/2026) hingga Senin…
This website uses cookies.