Sidrap, Trotoar.id – Kampanye dialogis pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidrap nomor urut 2, H. Syaharuddin Alrif dan Nurkanaah (SAR-Kanaah), kembali disambut antusias oleh masyarakat.
Kali ini, kampanye tersebut digelar di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, pada sebuah acara yang dihadiri sekitar 700 warga yang ingin mendukung dan menang bersama SAR-Kanaah.
Dalam acara ini, untuk pertama kalinya, empat komunitas besar di Desa Mario bersatu mendukung satu pasangan calon yang sama, yakni SAR-Kanaah.
Keempat komunitas tersebut adalah Cacibo Family, GM2 Mario, Cokonuris, dan Puncak Androlenk.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti H. Ahmad Appas, anggota DPRD Sidrap Abdurrahman Mustafa, H. Bahrul Appas, serta sejumlah pengurus partai pengusung. Kehadiran tokoh-tokoh tersebut menambah semangat warga yang hadir.
Ketua Komunitas Cacibo, Ikhsan, menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan momen bersejarah bagi Desa Mario karena empat komunitas tersebut baru kali ini bersatu untuk mendukung pasangan calon yang sama.
Dukungan besar terhadap SAR-Kanaah bukan tanpa alasan. Menurut Ikhsan, visi-misi SAR-Kanaah sangat jelas untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Sidrap.
Program-program yang ditawarkan SAR-Kanaah mencakup berbagai sektor penting, seperti kesehatan, pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Dengan program-program ini, masyarakat Sidrap diharapkan dapat merasakan peningkatan kesejahteraan yang merata.
“Program SAR-Kanaah sangat membantu masyarakat, mulai dari kesehatan, pertanian, perkebunan, hingga peternakan. Semua masyarakat Sidrap akan menikmati manfaatnya,” ujar Ikhsan.
Ikhsan menegaskan bahwa dirinya bersama komunitas lainnya akan berusaha semaksimal mungkin untuk turut serta memenangkan pasangan nomor urut 2, SAR-Kanaah, dalam Pilkada Sidrap 2024.
Dalam pidato politiknya, Nurkanaah mengungkapkan bahwa ketika pertama kali menerima tawaran dari H. Syaharuddin Alrif untuk menjadi calon Wakil Bupati Sidrap, ia tidak memerlukan waktu lama untuk memutuskan.
“Saya hanya berdiskusi dengan keluarga besar saya, dan Bismillah saya terima tawaran tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nurkanaah menegaskan bahwa ia tidak dimintai mahar politik oleh Syaharuddin Alrif.
Hal ini memperkuat komitmennya untuk tidak melakukan praktik korupsi jika terpilih nanti.
“Saya tidak dimintai uang mahar, jadi saya tidak akan korupsi. Saya tidak perlu berpikir untuk mengembalikan modal,” tegas mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap tersebut.
Sementara itu, Syaharuddin Alrif dalam pidatonya menegaskan komitmennya bahwa jika terpilih sebagai Bupati Sidrap, keluarganya, termasuk anak dan istrinya, tidak akan ikut campur dalam pemerintahan.
“Anak-anak saya masih kecil, mereka tidak tahu apa-apa. Keluarga saya tidak akan campur tangan,” ujar Syaharuddin.
Selain itu, Syaharuddin juga berjanji bahwa untuk mewujudkan program-program pembangunan yang membutuhkan anggaran besar, dia tidak hanya akan mengandalkan anggaran dari pemerintah daerah Sidrap.
Ia berkomitmen untuk mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi agar seluruh masyarakat Sidrap dapat merasakan manfaat secara merata.
“Tidak masalah jika anggaran besar, asalkan manfaatnya dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Sidrap,” pungkasnya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian signifikan pertumbuhan ekonomi dan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat, khususnya dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan pergantian kepemimpinan di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Perekonomian Setda menggelar kegiatan literasi dan inklusi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menghadiri kegiatan pemusnahan rokok…
This website uses cookies.