Makassar, Trotoar.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Andi Seto Gadhista Asapa dan Rezki Mulfiati Lutfi (Sehati), berkomitmen untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari program nasional “Makan Bergizi Gratis” yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
Dalam keterangannya, Andi Seto menjelaskan bahwa visi dan misi pasangan Sehati telah diselaraskan dengan program pemerintah pusat, termasuk dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis.
Program ini dirancang untuk melibatkan UMKM lokal, khususnya di sektor makanan, sebagai penyedia bahan makanan bergizi bagi siswa di sekolah-sekolah.
“Kami melibatkan UMKM yang sudah kami latih agar dapat menyediakan makanan bergizi yang dibutuhkan,” kata Seto, yang juga menjabat sebagai pengurus DPP Partai Gerindra.
Seto menegaskan, seluruh produk UMKM yang akan digunakan dalam program ini harus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Pasangan Sehati berencana memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM di tingkat RW, agar mereka siap berkontribusi.
“Jika kami terpilih, insya Allah, Makassar akan menjadi salah satu kota pertama di Indonesia yang menerapkan program makan siang gratis bagi siswa pada awal tahun depan,” ujar Seto yang lahir di Makassar 40 tahun lalu.
Tak hanya fokus pada makanan bergizi, pasangan dengan nomor urut 2 ini juga berencana melibatkan UMKM dalam pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP.
Program seragam gratis ini sebelumnya telah diterapkan oleh Seto di Kabupaten Sinjai selama masa kepemimpinannya, dan masih berjalan hingga kini.
“Pemkot Makassar akan mengambil hasil produksi UMKM untuk seragam sekolah gratis, sehingga usaha mereka dapat terus berjalan,” jelas Seto.
Pasangan Sehati juga melihat peran UMKM sebagai kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Makassar.
Dengan memberdayakan UMKM, Seto yakin angka pengangguran, khususnya di kalangan masyarakat dengan pendidikan rendah, dapat ditekan. UMKM dinilai lebih menarik bagi kelompok ini daripada pekerjaan formal.
Untuk memperkuat sektor UMKM, pasangan ini berencana mendirikan Pusat Pelatihan UMKM di setiap RW, yang akan menyediakan pelatihan bagi masyarakat yang berminat menjalankan usaha.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga melalui pengembangan keterampilan dan pengetahuan.
Selain itu, bantuan modal usaha dan pendampingan dalam proses pemasaran produk juga akan diberikan, guna memastikan keberlangsungan usaha UMKM di Makassar.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…
SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…