Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyelenggarakan pemusnahan arsip secara serentak di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Rabu, 23 Oktober 2024.
Acara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, dengan total 39.116 arsip yang dimusnahkan, berasal dari 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pemusnahan arsip ini merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola kearsipan di lingkungan Pemprov Sulsel. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Hasan Sijaya, menjelaskan bahwa arsip yang dimusnahkan adalah dokumen yang tidak lagi memiliki nilai guna.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan hanya arsip yang masih relevan dan dibutuhkan yang tetap disimpan, sehingga tata kelola arsip menjadi lebih efektif,” ujar Hasan.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Sulsel yang ke-355, dan diinisiasi oleh para arsiparis di berbagai OPD.
Meski begitu, Hasan mengakui bahwa pengelolaan arsip di beberapa OPD masih terkendala oleh minimnya jumlah arsiparis, bahkan beberapa OPD tidak memiliki arsiparis sama sekali.
“Kami menghadapi tantangan karena beberapa OPD seperti Sekretariat DPRD Sulsel, Inspektorat, serta sejumlah dinas lainnya, belum memiliki tenaga arsiparis. Ini menjadi perhatian penting untuk segera ditindaklanjuti,” tambah Hasan.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Jufri Rahman menekankan bahwa arsip adalah bagian penting dari akuntabilitas organisasi.
“Arsip mencatat seluruh aktivitas organisasi dan harus dikelola dengan baik, mulai dari pembuatannya hingga penyusutannya. Pemusnahan yang dilakukan hari ini adalah bagian dari proses penyusutan arsip yang wajib dilakukan,” jelas Jufri.
Terkait pemenuhan kebutuhan arsiparis, Jufri menyatakan bahwa Pemprov Sulsel memiliki 377 arsiparis, namun distribusinya belum merata di semua OPD.
Ia telah meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel untuk melakukan redistribusi arsiparis ke OPD yang membutuhkan.
Selain itu, Jufri juga mengimbau agar OPD yang belum memiliki arsiparis segera mengajukan permintaan resmi.
Rincian Arsip yang Dimusnahkan: Dari total 39.116 arsip yang dimusnahkan, beberapa OPD yang menyumbangkan jumlah arsip terbesar antara lain:
UPT RSUD Sayang Rakyat: 10.470 berkas
Bappelitbangda: 10.078 berkas
Badan Pengembangan SDM: 6.100 berkas
Dinas Kominfo: 2.865 berkas
RSUD Haji Makassar: 1.200 berkas
Pemusnahan arsip ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kearsipan di Pemprov Sulsel, sekaligus memastikan kelancaran pengelolaan dokumen penting di masa mendatang.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…
SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…