Makassar, Trotoar.id – Debat perdana Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) 2024, Senin (28/10/2024), menjadi ajang bagi pasangan calon nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati), untuk mengungkapkan berbagai pencapaian yang telah diwujudkan selama menjabat.
Di tengah suasana debat yang memanas, Andalan Hati tampil tenang dengan menyampaikan visi-misi mereka secara konkret, menunjukkan hasil nyata dari upaya pembangunan yang sudah dimulai sejak periode sebelumnya.
Mengawali debat di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, pasangan Andalan Hati menegaskan bahwa program mereka bukan sekadar janji, melainkan kelanjutan dari program nyata yang sudah berjalan selama kepemimpinan Andi Sudirman pada periode 2021-2023.
Dari total 45 program, semuanya dirangkum dalam delapan misi utama untuk mempercepat pembangunan di Sulsel.
“Komitmen kami untuk ‘Sulsel Maju dan Berkarakter’ mencakup keberlanjutan pembangunan yang telah memiliki fondasi kuat. Kami juga mengedepankan karakter sipakatau, sipakalebbi, sipakainge, sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Andi Sudirman.
Program prioritas mereka mencakup beragam sektor. Di bidang infrastruktur, Andi Sudirman memprioritaskan peningkatan aksesibilitas, termasuk perbaikan jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota yang mengalami lalu lintas tinggi.
Beberapa ruas yang telah ditangani meliputi Paleteang-Malaga-Kabere, Pattalassang, serta wilayah terpencil seperti Letta-Kariango di Pinrang dan Takkalasi-Bainange-Lawo di Barru-Soppeng.
Dalam hal mitigasi bencana, Andi Sudirman menunjukkan kepeduliannya dengan membangun tanggul abrasi di Takalar sepanjang 1,6 km serta Cekdam Kasiping di Bantaeng.
Di sektor pariwisata, ia mendukung pengembangan destinasi seperti Wisata Ollon di Tana Toraja dan Rammang-Rammang di Maros, sekaligus menjadikan Sulsel sebagai provinsi dengan jumlah Desa Wisata terbanyak dengan total 465 desa.
Di sektor kesehatan, Andi Sudirman memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan RSUD La Mappapenning dan mendukung pembentukan RS Kemenkes di Makassar yang fokus pada penanganan otak, jantung, dan kanker.
Di bidang pendidikan, ia mendorong peningkatan kesejahteraan guru melalui pengusulan 10.587 kuota guru honorer menjadi PPPK, serta penyediaan fasilitas Smart School.
Sementara itu, di sektor pertanian, Andalan Hati berinovasi dengan menghadirkan benih padi unggul secara mandiri, yang didistribusikan gratis untuk lahan seluas 200 ribu hektare.
Program pemberdayaan perempuan, difabel, dan sektor lain juga mendapat perhatian serius dalam program mereka.
“Fondasi pembangunan multisektoral sudah kami letakkan, dan kami berkomitmen untuk membawa Sulawesi Selatan ke arah yang lebih maju dan berkarakter,” tegas Fatmawati, menutup pemaparan dengan optimisme yang kuat.
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sebanyak 46 santri dan santriwati Tahfidz Al-Qur’an 30 juz resmi diwisuda dalam…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat ditegaskan melalui penandatanganan kawasan bebas asap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang kembali diperkuat melalui intervensi…
This website uses cookies.