Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menyatakan komitmennya dalam memperkenalkan dan mendorong ekspansi produk lokal Indonesia melalui dukungan penuh untuk Made in Indonesia Expo 2025.
Acara yang direncanakan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada April 2025 ini, diharapkan menjadi ajang strategis untuk memperluas pangsa pasar Indonesia di Timur Tengah, sekaligus meningkatkan daya saing produk Sulsel di pasar internasional.
Pemprov Sulsel resmi memulai persiapan dengan menggelar Sosialisasi Made in Indonesia Expo 2025 di Kantor Gubernur Sulsel pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pejabat terkait, termasuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulsel, Abd Aziz Bennu.
“Keikutsertaan Sulsel dalam expo ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam mendorong kemajuan produk lokal di pasar internasional. Anjungan Sulawesi Selatan akan menjadi representasi daerah, menampilkan ragam produk unggulan dari Sulsel yang siap bersaing di Riyadh nanti,” ujar Aziz Bennu.
Aziz menjelaskan bahwa tujuan utama Made in Indonesia Expo 2025 ini tidak hanya meningkatkan ekspor produk Indonesia ke negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, tetapi juga bertujuan menarik minat wisatawan dari kawasan tersebut untuk mengunjungi Indonesia.
Selain itu, acara ini diharapkan dapat membuka peluang investasi dari investor Timur Tengah.
“Kawasan Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, memiliki potensi besar sebagai pasar tujuan ekspor. Terutama, Arab Saudi yang dengan jumlah penduduk sekitar 35 juta jiwa dan PDB per kapita yang mencapai 34.441 USD pada 2022 menjadi target strategis bagi kita,” tambahnya.
Selain memperkenalkan produk lokal, Pemprov Sulsel juga akan memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan pariwisata Sulsel.
Dengan rata-rata lama tinggal wisatawan Arab Saudi di Indonesia yang mencapai 13,88 hari per kedatangan, serta pengeluaran yang relatif tinggi yaitu 1.706 USD, Indonesia berpotensi menarik lebih banyak turis asal Saudi.
Anjungan Sulawesi Selatan nantinya akan menyajikan berbagai destinasi wisata alam yang khas untuk menarik minat kunjungan wisatawan Timur Tengah.
Lebih lanjut, Aziz juga menyoroti peluang besar dalam bidang ketenagakerjaan. Melalui Visi 2030, Arab Saudi kini lebih fokus pada pembangunan sumber daya manusia berkualitas, bukan hanya bergantung pada sumber daya alam.
Oleh karena itu, ke depan terbuka kesempatan kerja sama yang lebih luas antara kedua negara, khususnya di bidang ketenagakerjaan yang melibatkan SDM berkualitas dari Sulsel.
Kegiatan Made in Indonesia Expo sebelumnya telah sukses digelar di Jeddah pada tahun 2018 dengan nilai transaksi mencapai USD 14 juta dan menarik sekitar 13.000 pengunjung.
Diharapkan, keikutsertaan Sulsel dalam edisi 2025 ini dapat memperkuat citra produk dan pariwisata Indonesia di mata internasional.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian signifikan pertumbuhan ekonomi dan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat, khususnya dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan pergantian kepemimpinan di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Perekonomian Setda menggelar kegiatan literasi dan inklusi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menghadiri kegiatan pemusnahan rokok…
This website uses cookies.