Makassar, Trotoar.id– Kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mendapatkan evaluasi positif dalam sidang evaluasi kinerja triwulanan yang berlangsung di Gedung Irjen Kemendagri, Jakarta, Kamis, 21 November 2024.
Sidang ini merupakan evaluasi kedua sejak Prof. Zudan menjabat sebagai Pj Gubernur Sulsel enam bulan lalu, tepatnya pada 17 Mei 2024.
Dalam evaluasi yang berlangsung selama 1,5 jam, Prof. Zudan memaparkan berbagai capaian strategis Sulsel, termasuk pengendalian inflasi yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.
Peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengelolaan keuangan daerah yang lebih sehat, perkembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga peluncuran program unggulan seperti Posyandu Era Baru dan perbaikan layanan publik.
“Kami di Sulsel juga telah menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri dengan menciptakan cooling system menjelang Pilkada Serentak. Program seperti Sulsel Menari dan festival budaya dilaksanakan untuk menjaga suasana tetap kondusif sekaligus menyemarakkan Hari Jadi Sulsel,” ujar Prof. Zudan dalam pemaparannya.
Apresiasi atas Program Inovatif
Evaluator utama, Dr. Yusharto Huntoyungo, mengapresiasi capaian inovatif yang dicetuskan Pemprov Sulsel selama kepemimpinan Prof. Zudan.
Ia secara khusus menyarankan agar inovasi-inovasi tersebut dilembagakan dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) untuk keberlanjutan di masa mendatang.
“Kami berharap ada legacy dari inovasi-inovasi ini dengan penerbitan Pergub untuk memperkuat layanan publik di Sulsel,” ujar Yusharto.
Himawan Sugiharto, salah satu evaluator, juga memberikan penghargaan atas peluncuran Posyandu Era Baru yang dinilai sebagai program strategis.
“Kami sudah memverifikasi informasi ini, dan benar adanya bahwa Posyandu Era Baru telah diluncurkan di Kelurahan Pannampu, Makassar. Ini langkah yang sangat baik,” ujarnya.
Dalam evaluasi tersebut, Prof. Zudan juga melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah inovasi yang dilakukan Pemprov Sulsel, dari 25 kegiatan unggulan menjadi total 46 inovasi sepanjang tahun 2024.
Selain itu, digitalisasi pemerintahan menjadi salah satu fokus utama. Prof. Zudan mencatat akselerasi dalam penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di lingkup Pemprov Sulsel, yang meningkat dari 332 akun menjadi 2.890 akun.
Peningkatan ini didukung oleh aplikasi persuratan berbagi pakai dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Usai evaluasi, Yusharto menyampaikan kepada media bahwa secara keseluruhan, kinerja Prof. Zudan selama memimpin Sulsel dinilai sangat baik.
“Capaian indikator kinerja menunjukkan hasil yang luar biasa. Inovasi-inovasi Pemprov Sulsel terus berkembang, dan implementasi program-program unggulan berjalan dengan baik. Kami optimis, Sulsel dapat menjadi percontohan dalam tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Yusharto.
Dengan apresiasi ini, Prof. Zudan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi di Sulsel melalui inovasi, digitalisasi, dan penguatan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.