Makassar, Trotoar.id – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, kembali menekankan pentingnya netralitas aparat kepolisian dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.
Ia menyoroti laporan yang diterimanya terkait dugaan keterlibatan oknum polisi dalam kegiatan politik di Kabupaten Bone.
“Kepolisian memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan aman, damai, dan tertib. Netralitas harus dijunjung tinggi karena ini adalah bagian dari komitmen profesionalisme mereka,” ujar Rudianto, yang juga menjabat sebagai Kapoksi Fraksi NasDem di Komisi III DPR RI.
Rudianto mengungkapkan, laporan yang diterimanya menunjukkan adanya indikasi pelanggaran netralitas oleh oknum polisi di lingkup Polda Sulsel.
Oknum berinisial A diduga terlibat dalam kegiatan mobilisasi dan pembagian paket kebutuhan pokok untuk mendukung salah satu pasangan calon di daerah Bone Barat.
“Laporan ini disertai bukti berupa foto dan video yang menunjukkan paket-paket bahan kebutuhan pokok siap edar di lokasi. Jika ini benar, maka tindakan tegas harus dilakukan karena telah melanggar prinsip netralitas kepolisian,” tegasnya.
Rudianto meminta Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, untuk segera menyelidiki laporan ini dan mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran.
Ia menegaskan, kasus ini bisa menjadi ujian komitmen kepolisian untuk menjaga netralitas dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.
“Saya harap Kapolda Sulsel dapat mengusut laporan ini dengan tuntas dan memastikan bahwa tidak ada satu pun anggotanya yang terlibat dalam aktivitas politik praktis. Netralitas polisi adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat,” lanjut Rudianto.
Rudianto menekankan bahwa tugas kepolisian dalam Pilkada tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan tidak ada celah bagi pihak-pihak tertentu untuk memanfaatkan institusi ini demi kepentingan politik.
“Polisi harus menunjukkan integritasnya sebagai garda terdepan dalam mengawal demokrasi. Netralitas adalah bentuk tanggung jawab moral dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara,” tutupnya.
Sebelumnya, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, telah menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
Dalam pernyataan resminya, ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas seluruh jajaran kepolisian di Sulawesi Selatan.
Dengan mencuatnya laporan dugaan pelanggaran ini, publik kini menantikan langkah tegas pihak kepolisian untuk menjaga integritas dan kepercayaan dalam penyelenggaraan Pilkada mendatang.
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.