Makassar, Trotoar.id – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, secara resmi menutup masa tugasnya dengan menggelar kegiatan senam bersama dan apel terakhir di halaman Balaikota Makassar pada Jumat pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pegawai Pemerintah Kota Makassar sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi beliau selama dua bulan masa jabatannya.
Dalam sambutan penutupnya, Andi Arwin menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud rasa syukur serta simbol kebersamaan yang telah menjadi fondasi kepemimpinannya.
“Saya ingin mengakhiri tugas ini seperti saat memulainya—dengan penuh rasa kebersamaan. Kebersamaan inilah yang menjadi semangat kita dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Andi Arwin menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, baik di tingkat pimpinan maupun seluruh jajaran.
Ia juga mengingatkan agar setiap pegawai menjaga harmoni dalam bekerja, terutama di tengah dinamika menjelang Pilkada.
“Kita semua adalah keluarga besar Pemerintah Kota Makassar. Jagalah semangat kekeluargaan ini. Hindari hal-hal yang dapat memecah belah, karena keberhasilan kita terletak pada sinergi,” tuturnya.
Dalam pidatonya, Andi Arwin mengapresiasi dukungan seluruh jajaran terhadap program-program yang telah dijalankan selama masa jabatannya.
Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian khusus adalah program Sabtu Bersih, yang berhasil mengurangi genangan air di sejumlah wilayah melalui pembersihan drainase secara rutin.
“Gerakan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya luar biasa bagi masyarakat. Laporan yang saya terima menunjukkan bahwa genangan air berkurang drastis di beberapa lokasi. Ini membuktikan bahwa langkah kecil bisa membawa perubahan besar,” jelasnya.
Andi Arwin juga mengungkapkan bahwa kegiatan olahraga bersama, seperti senam pagi, memiliki tujuan yang lebih dalam, yaitu memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman, terutama menjelang Pilkada 2024.
“Di antara kita mungkin ada perbedaan pandangan atau pilihan, tetapi kebersamaan tetap harus menjadi prioritas. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan persatuan,” tegasnya.
Menutup masa jabatannya, Andi Arwin dengan penuh haru menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran dan masyarakat atas kekurangan selama kepemimpinannya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang telah dibangun dapat terus dijaga oleh Pemerintah Kota Makassar ke depan.
“Saya memohon maaf jika ada kekurangan selama saya bertugas. Jika ada hal baik yang telah dilakukan, kiranya dapat diteruskan. Semoga Pemkot Makassar terus menjaga semangat kerja sama ini demi melayani masyarakat dengan lebih baik,” ungkapnya.
Diketahui, masa jabatan Andi Arwin Azis sebagai Pjs Wali Kota Makassar berakhir pada 23 November 2024.
Selama dua bulan, ia menggantikan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, yang cuti untuk mengikuti Pilkada 2024.
Kegiatan ini menjadi penutup yang penuh makna, sekaligus momentum untuk memperkuat soliditas Pemerintah Kota Makassar dalam menyongsong tantangan ke depan.

