Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, kembali memimpin jalannya pemerintahan setelah menyelesaikan masa cuti kampanye sebagai Calon Gubernur Sulawesi Selatan.
Dalam apel perdana yang berlangsung di halaman Kantor Balaikota Makassar, Danny, sapaan akrabnya, menegaskan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang pemilu serentak yang tinggal beberapa hari lagi.
Disambut dengan antusias oleh para peserta apel, Danny membuka pidatonya dengan ajakan untuk menjaga keadilan dan transparansi dalam pelaksanaan pemilu.
Ia mengingatkan bahwa netralitas ASN adalah fondasi utama untuk memastikan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu tetap terjaga.
“Saya ingatkan kepada seluruh ASN agar menjaga netralitasnya. Jangan sampai kepercayaan masyarakat rusak akibat ulah segelintir pihak yang tidak bertanggung jawab. Pemilu adalah kesempatan kita menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik,” tegas Danny.
Pesan untuk Camat dan Lurah: Jaga Integritas Pemerintahan
Selain ASN, Danny juga memberikan arahan tegas kepada para camat dan lurah untuk menghindari tindakan yang dapat mencoreng nama baik Pemerintah Kota Makassar.
Ia menekankan pentingnya menjaga etika politik dan mencegah provokasi yang berpotensi menimbulkan konflik.
“Pemilu bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga persatuan sebagai bangsa yang besar. Mari kita tunjukkan bahwa Makassar adalah contoh dalam kedewasaan berpolitik,” imbuhnya.
Danny juga mendorong seluruh pegawai untuk menjadi teladan dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat.
Ia mengingatkan agar warga menggunakan hak pilihnya secara bijak dan menghormati perbedaan pandangan politik.
Penghargaan Nasional: Juara Lomba Kelurahan Regional III
Pada kesempatan yang sama, Danny menerima penghargaan atas prestasi Kota Makassar yang meraih juara pertama tingkat nasional Regional III dalam Lomba Kelurahan.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Makassar, Irwan Adnan.
Danny mengungkapkan kebanggaannya atas capaian ini meskipun dirinya tengah menjalani cuti kampanye saat penghargaan diumumkan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja keras kita semua. Prestasi ini membuktikan bahwa kerja nyata kita tidak sia-sia,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Makassar sebagai Contoh Politik Damai
Menutup sambutannya, Danny berharap Kota Makassar dapat menjadi teladan bagi daerah lain dalam menjaga keamanan dan kedamaian selama pemilu.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana demokrasi yang kondusif.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Makassar adalah kota yang mampu menyelenggarakan pemilu damai, adil, dan bermartabat,” pungkasnya.
Apel perdana ini tidak hanya menjadi momen kembalinya Danny ke pemerintahan, tetapi juga simbol komitmennya untuk memimpin Makassar menuju stabilitas politik dan kemajuan berkelanjutan.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian signifikan pertumbuhan ekonomi dan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat, khususnya dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan pergantian kepemimpinan di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Perekonomian Setda menggelar kegiatan literasi dan inklusi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menghadiri kegiatan pemusnahan rokok…
This website uses cookies.