Categories: Metro

Prof Zudan, Raih Penghargaan UHC dan Tingkatkan Akses Kesehatan Merata

Pemprov Sulsel

Makassar, Trotoar.id – Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil mencatatkan prestasi besar di sektor kesehatan dengan meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2024 pada November lalu.

Keberhasilan ini merupakan hasil nyata dari kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Prof. Zudan Arif Fakrulloh, yang menargetkan layanan kesehatan merata bagi seluruh masyarakat.

Untuk mendapatkan penghargaan ini, sebuah daerah harus memastikan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai minimal 95 persen dari jumlah penduduknya.

Pemerintah Provinsi Sulsel menunjukkan komitmen kuat melalui alokasi anggaran besar untuk mendukung program Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Pada 2024, anggaran sebesar Rp325,3 miliar telah disiapkan untuk membiayai layanan kesehatan hingga Triwulan II 2025.

Manfaat UHC untuk Masyarakat Sulsel
Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Bakti Haruni, menyoroti berbagai manfaat dari penerapan UHC.

Salah satunya adalah pemerataan akses layanan kesehatan di rumah sakit pemerintah, baik untuk masyarakat ekonomi menengah atas maupun yang kurang mampu.

“Melalui sistem ini, seluruh masyarakat, tanpa memandang status ekonomi, dapat mengakses layanan kesehatan secara setara. Ini mengurangi kesenjangan antara wilayah kaya dan miskin,” ujarnya, Selasa (17/12/2024).

Menurut data terbaru, jumlah kunjungan pasien di fasilitas kesehatan hingga November 2024 mencatatkan angka signifikan.

Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), tercatat 6,4 juta pasien rawat jalan dan 2,6 juta pasien rawat inap, sementara rumah sakit mencatat total 4,6 juta kunjungan, termasuk rawat jalan, rawat inap, dan layanan IGD.

Selain meningkatkan akses, sistem ini juga memberikan perlindungan finansial bagi pasien.

“Pasien rumah sakit pemerintah kini tidak lagi dibebani biaya perawatan yang tinggi, khususnya bagi kelompok masyarakat kurang mampu,” jelas Andi Bakti.

Dampak pada Layanan Rumah Sakit
Andi Bakti menambahkan, aliran dana yang stabil dari sistem pembiayaan UHC membantu rumah sakit pemerintah meningkatkan kualitas layanan.

Dengan dukungan anggaran yang cukup, rumah sakit dapat memperbaiki fasilitas, menambah tenaga medis, dan mengadopsi teknologi kesehatan terbaru.

“Selain meningkatkan layanan, sistem ini juga mendorong perawatan preventif dan deteksi dini penyakit. Masyarakat kini lebih rutin memeriksakan kesehatan mereka, sehingga penyakit dapat ditangani pada tahap awal, mengurangi beban di kemudian hari,” tambahnya.

Penerapan UHC juga membawa manfaat besar bagi rumah sakit di daerah terpencil. Dengan alokasi dana yang merata, kesenjangan kualitas layanan antara daerah perkotaan dan pedesaan dapat berkurang.

RSUD Labuang Baji Catat Kunjungan Tinggi
Sementara itu, Direktur RSUD Labuang Baji, dr. Rachmawati Syahrir, mengungkapkan tingginya jumlah kunjungan pasien di rumah sakit yang dipimpinnya.

Hingga November 2024, tercatat 863 pasien rawat inap, 5.805 pasien rawat jalan, dan 841 kunjungan UGD umum.

“Kami juga menangani 65 pasien UGD Ponek dan melakukan 151 tindakan bedah. Angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit pemerintah yang terus meningkat,” ungkapnya.

Di bawah kepemimpinan Prof. Zudan, penerapan UHC di Sulsel tidak hanya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga menciptakan sistem kesehatan yang lebih adil, efisien, dan berkelanjutan.

Dengan penghargaan UHC Award sebagai bukti nyata, Sulsel diharapkan terus menjadi teladan dalam pemerataan layanan kesehatan di Indonesia.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

Recent Posts

Bupati Barru Ajak Semua Pihak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha,…

6 jam ago

TP PKK Sulsel Fasilitasi Ratusan Perempuan Vaksinasi HPV Gratis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui…

7 jam ago

Wali Kota Makassar Buka Turnamen Padel IKAPTK, Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga…

7 jam ago

Akademisi Apresiasi Program “Pete-pete Laut”, Dinilai Perkuat Akses dan Pemerataan di Kepulauan Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Program transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar mendapat…

7 jam ago

Wali Kota Makassar Salurkan Beasiswa Rp2,1 Miliar, Dorong Percepatan Layanan Dasar di Kepulauan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mempertegas komitmen pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan. Wali Kota…

7 jam ago

Andi Iwan Darmawan Aras: Figur Pengusaha-Politisi dan Arah Baru Dunia Usaha Sulawesi Selatan

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Nama Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) kembali menguat dalam lanskap dunia usaha…

8 jam ago