Jakarta, Trotoar.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir membuat keputusan yang mengejutkan publik sepak bola Indonesia dengan mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang telah membesut timnas selama hampir empat tahun terakhir.
Erick menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan tim nasional.
Menurutnya, perubahan ini diperlukan untuk mencapai target yang lebih tinggi di masa depan.
“Ini adalah keputusan yang sulit dan pahit, tetapi kami merasa perlu ada perubahan. Kami membutuhkan pelatih yang mampu menerapkan strategi secara lebih efektif dan memiliki komunikasi yang lebih baik dengan para pemain,” ujar Erick Thohir dalam keterangan resminya.
Dokumen pemutusan kerja sama telah disampaikan kepada Shin Tae-yong, dan pelatih asal Korea Selatan itu dipastikan telah menerima pemberitahuan resmi. “Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi besar beliau selama ini,” tambah Erick.
Selama masa baktinya, Shin Tae-yong mencatat sejumlah pencapaian penting untuk timnas Indonesia, di antaranya:
Runner-up Piala AFF 2020
Medali perunggu SEA Games 2021
Runner-up Piala AFF U-23 2023
Semifinalis Piala Asia U-23 2024
Lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Tiket Piala Asia 2027
Dalam 110 pertandingan resmi bersama timnas Indonesia di berbagai level usia, Shin membawa perubahan signifikan dalam gaya permainan dan mentalitas skuad Garuda.
Pelatih Baru Dijadwalkan Tiba 11 Januari
Erick Thohir memastikan PSSI telah menemukan pengganti Shin Tae-yong. Pelatih baru tersebut akan tiba di Indonesia pada 11 Januari dan diperkenalkan kepada publik melalui konferensi pers pada 12 Januari.
“Kami ingin memastikan pelatih baru nanti tidak hanya memiliki visi yang jelas, tetapi juga tim asisten pelatih yang berkualitas tinggi. Kepemimpinan yang solid dan kerja tim yang efektif adalah kunci keberhasilan,” ujar Erick, yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN.
Harapan Baru untuk Timnas Garuda
Keputusan ini menjadi bagian dari strategi PSSI untuk mencapai target yang lebih ambisius di tingkat internasional, termasuk menuju Piala Dunia.
Erick menegaskan bahwa timnas adalah milik seluruh masyarakat Indonesia, bukan individu tertentu.
“Segala kekurangan akan terus kami evaluasi dan perbaiki. Dengan pelatih baru, kami berharap timnas dapat berkembang lebih konsisten dan membawa kebanggaan bagi bangsa,” tegas Erick.
Pergantian pelatih ini menandai babak baru bagi timnas Indonesia, dengan harapan besar pada pelatih baru yang diharapkan mampu membawa skuad Garuda melangkah lebih jauh di kancah sepak bola dunia.
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 melalui…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bergerak cepat memperbaiki ruas Jalan Lawampang, Kecamatan Balusu hingga…
BARRU, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika…
This website uses cookies.