Pilkada Maros 2024, Chairil Syams, Suhartina Bohari, Partai Golkar, Partai PAN, Partai PKB, Partai Nasdem, Hati Kita Keren, Kabupaten Maros, Pemilihan Bupati Maros, Dukungan Partai Politik.
Makassar, Trotoar.id – Setelah empat periode memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi dipastikan akan segera digantikan.
Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat untuk mengambil alih posisi strategis tersebut, termasuk dua kader PAN yang akan menjabat sebagai bupati di Sulsel.
Dua kader tersebut diantaranya Chaidir Syam Bupati Terpilih Kabupaten Maros, dan Husniah Talenrang Bupati terpilih Kabupaten Gowa.
Keduanya dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman politik yang mumpuni, serta memiliki basis dukungan yang kuat di internal partai.
Selain itu, keduanya juga memiliki rekam jejak kepemimpinan yang dianggap mampu membawa PAN Sulsel semakin solid menghadapi tantangan politik ke depan, termasuk dalam Pemilu 2029.
Pergantian kepemimpinan di DPW PAN Sulsel menjadi sorotan karena Ashabul Kahfi telah memimpin selama empat periode berturut-turut. Selama masa kepemimpinannya,
PAN Sulsel berhasil mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan politik signifikan di Sulawesi Selatan, dengan peningkatan jumlah kursi legislatif di berbagai tingkatan.
“Regenerasi dalam kepemimpinan partai adalah hal yang wajar. PAN Sulsel butuh figur baru yang bisa membawa energi segar dan strategi yang lebih dinamis ke depan,” ujar salah satu kader senior PAN Sulsel yang enggan disebutkan namanya.
Dua kader yang disebut-sebut berpeluang menggantikan Ashabul Kahfi diyakini memiliki pengaruh yang cukup besar, baik di tingkat daerah maupun di kalangan pengurus partai.
Sementara itu, di internal PAN Sulsel, muncul wacana untuk tetap mempertahankan Ashabul Kahfi dalam posisi strategis lain di partai, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Hal ini mempertimbangkan pengalamannya dalam membangun jaringan politik dan strategi pemenangan partai di Sulsel.
Namun, beberapa kader juga mendorong agar ada pergantian kepemimpinan guna memberikan ruang bagi generasi baru di tubuh PAN Sulsel.
“Kami percaya PAN Sulsel akan tetap solid. Yang terpenting adalah bagaimana kepemimpinan baru nanti bisa menjaga kekompakan dan meningkatkan elektabilitas PAN di Sulsel,” ujar salah satu anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN.
Dengan adanya dua kader bupati yang berpotensi menggantikan Ashabul Kahfi, PAN Sulsel kini memasuki babak baru dalam dinamika politik internalnya.
Keputusan final mengenai siapa yang akan menjadi Ketua DPW PAN Sulsel selanjutnya akan ditentukan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada Bulan April usai Idul Fitri Mendatang
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja impresif pada triwulan I tahun 2026. Berdasarkan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Kota Makassar mulai menggencarkan edukasi pengelolaan sampah di lingkungan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan korban kekerasan jalanan mendapatkan penanganan medis secara maksimal…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Suasana apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman Kantor Bupati Bulukumba,…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menghadiri kegiatan diseminasi penguatan…
This website uses cookies.