Makassar, Trotoar.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar Forum SKPD Tahun 2025 dengan tema “Mewujudkan Kota Berkelanjutan melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan.”
Acara ini bertujuan merumuskan strategi pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Acara yang berlangsung di Karebosi Premier Hotel ini dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, yang mewakili Wali Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Irwan menegaskan pentingnya forum ini dalam menyusun kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.
“Forum ini merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari Musrenbang Kecamatan dan akan berujung pada Musrenbang Nasional. Kami berharap semua pihak, termasuk SKPD dan NGO, dapat bersinergi dalam mendukung kebijakan pengelolaan lingkungan di Makassar,” ujar Irwan.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan kecamatan sangat diperlukan dalam mendukung proyek strategis nasional terkait pengelolaan sampah.
Pemerintah berharap forum ini dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang terukur, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Dalam sesi diskusi, Sekretaris DLH Makassar, Ferdy Muchtar, menyoroti beberapa tantangan utama dalam pengelolaan sampah di perkotaan, khususnya di tingkat kecamatan.
“Pengelolaan sampah masih menjadi tantangan, terutama di tingkat kecamatan. DLH sendiri lebih fokus pada pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun kami juga terus berupaya mendukung pengelolaan di tingkat yang lebih rendah dengan menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan,” jelas Ferdy.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat ratusan TPA yang mendapat peringatan dari pemerintah pusat, sehingga perlu perhatian lebih dalam peningkatan pengelolaan sampah.
Salah satu solusi yang ditekankan dalam forum ini adalah pemilahan sampah berbasis rumah tangga.
Ferdy menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya guna mendukung konsep ekonomi sirkular.
Selain itu, DLH Makassar juga mengapresiasi peran NGO dan komunitas lingkungan yang telah mengolah sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kami ingin membahas lebih lanjut strategi yang tepat agar program pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dapat berjalan optimal di tahun 2025,” tambahnya.
Forum SKPD ini diharapkan menjadi wadah diskusi yang produktif dalam menyusun kebijakan lingkungan yang lebih baik.
Pemerintah Kota Makassar menargetkan solusi konkret untuk mengurangi pencemaran, meningkatkan daur ulang, dan mengoptimalkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, Makassar diharapkan dapat menjadi contoh kota yang sukses dalam menerapkan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampahnya.
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sebanyak 46 santri dan santriwati Tahfidz Al-Qur’an 30 juz resmi diwisuda dalam…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat ditegaskan melalui penandatanganan kawasan bebas asap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang kembali diperkuat melalui intervensi…
This website uses cookies.