Categories: pemilu

KPU Sulsel Gelar FGD Evaluasi Pemilu 2024 Dengan Pendekatan Empat Dimensi

KPU Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2024 di Hotel Claro Makassar, Sabtu (22/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan menyusun laporan evaluasi sebagai amanat Undang-Undang, guna memperbaiki kualitas pemilu di masa mendatang.

Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya evaluasi bagi organisasi modern seperti KPU agar tetap adaptif terhadap dinamika eksternal.

“KPU Provinsi wajib melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu. Laporan ini akan menjadi referensi utama dalam merancang Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel berikutnya,” ujar Hasbullah.

Hasbullah menjelaskan, evaluasi dilakukan menggunakan empat dimensi utama, yakni:

  1. Dimensi Tahapan: Meliputi proses perencanaan hingga pelaksanaan tahapan pemilu.
  2. Dimensi Non-Tahapan: Aspek pendukung seperti logistik dan teknologi informasi.
  3. Dimensi Kelembagaan: Evaluasi terhadap struktur dan kinerja kelembagaan penyelenggara pemilu.
  4. Dimensi Eksternal: Interaksi dengan pemangku kepentingan dan partisipasi masyarakat.

“Kami berharap FGD ini menghasilkan catatan kritis dan rekomendasi strategis untuk perbaikan di keempat dimensi tersebut,” tambahnya.

Salah satu isu utama yang disoroti dalam evaluasi adalah transparansi dalam proses sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Hasbullah menyoroti masih adanya kendala akses publik terhadap informasi sengketa.

“Akses masyarakat terhadap informasi sengketa di MK masih menjadi tantangan. KPU sebagai pelaksana teknis harus meningkatkan keterbukaan,” jelasnya.

Untuk memperkuat transparansi, KPU RI telah mewajibkan masyarakat dan media memiliki hak untuk mendokumentasikan hasil penghitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami optimis, melalui evaluasi ini, residu permasalahan pemilu sebelumnya dapat diminimalkan,” ujar Hasbullah.

FGD ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan pakar yang memberikan masukan terkait format dan substansi evaluasi.

Diskusi diharapkan menghasilkan rekomendasi positif yang menjadi dasar laporan evaluasi KPU Sulsel.

“Evaluasi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memperbaiki penyelenggaraan pemilu ke depan. Dengan proses yang lebih transparan dan akuntabel, demokrasi di Sulawesi Selatan akan berjalan lebih baik,” pungkas Hasbullah.

Naskah berita telah diperbarui dengan struktur yang lebih spesifik, menarik, dan profesional. Silakan tinjau dan beri tahu jika ada bagian yang perlu disesuaikan lebih lanjut.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

8 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

10 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

10 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

10 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

10 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

10 jam ago

This website uses cookies.