Categories: Daerah

Bupati Sidrap Dorong Petani Beralih ke Pupuk Organik, Targetkan Panen 10 Ton per Hektare

Pemda Sidrap

Sidrap, Trotoar.id – Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, terus mendorong petani di daerahnya untuk beralih ke pupuk organik guna meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Hal ini disampaikannya saat meninjau penggunaan pompa listrik untuk irigasi sawah di Kelompok Tani Karya Bersama, Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Rabu (12/3/2025).

Dalam kunjungannya, Syaharuddin melihat langsung bagaimana petani di lokasi tersebut telah beralih ke pupuk organik cair berbahan dasar kotoran sapi dan bahan alami lainnya, tanpa menggunakan pupuk subsidi.

Hasilnya cukup menggembirakan, di mana pada musim panen tahun lalu, produksi padi mencapai 8 ton per hektare.

Insya Allah, tahun ini targetnya meningkat menjadi 10 ton per hektare. Ini murni organik, tanpa pupuk kimia,” ujar Syaharuddin optimis.

Ia pun mengajak para petani untuk mulai belajar mengolah pupuk organik melalui Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Bersama.

Menurutnya, meskipun penggunaan pupuk organik sangat bermanfaat, masih banyak petani yang enggan mencoba karena kurangnya pemahaman dalam pengolahannya.

Syaharuddin menjelaskan bahwa pupuk organik yang digunakan di sawah Kelompok Tani Karya Bersama berasal dari kotoran dan urine sapi yang difermentasi menggunakan bakteri tertentu hingga menjadi pupuk organik cair (COC).

Sawah Pak Rahman tahun lalu menghasilkan 8 ton per hektare menggunakan metode ini, dan tahun ini kita targetkan bisa mencapai 10 ton,” ungkapnya.

Selain itu, Syaharuddin menegaskan bahwa program Listrik Masuk Sawah yang telah diterapkan di berbagai wilayah Sidrap akan terus dikembangkan agar manfaatnya lebih luas dirasakan oleh petani.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Camat Baranti Bustaman, Kabid Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Adli Lukman, serta Kabid Perencanaan Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Pembangunan Manusia Nasrah Anitasari Rasyid.

Dengan kombinasi penggunaan pupuk organik dan sistem irigasi berbasis listrik, Pemkab Sidrap optimistis produksi pertanian dapat meningkat secara signifikan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang semakin mahal dan sulit didapat.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

6 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

8 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

8 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

8 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

8 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

8 jam ago

This website uses cookies.