Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan ekosistem bisnis yang adil dan transparan.
Dalam upaya tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggelar pertemuan dengan Kantor Wilayah VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI di Balai Kota Makassar pada Kamis (27/3/2025).
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi pengawasan serta penguatan regulasi guna mendorong persaingan usaha yang sehat di Kota Makassar.
Dalam diskusi tersebut, Wali Kota Munafri menegaskan pentingnya regulasi yang jelas agar seluruh pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memiliki kesempatan yang setara dalam mengembangkan bisnis mereka.
“Persaingan usaha yang sehat adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan regulasi yang transparan, UMKM dan pelaku usaha lokal dapat berkembang tanpa menghadapi hambatan dari praktik bisnis yang tidak sehat,” ujar Munafri.
Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus bersinergi dengan KPPU dalam mengawasi dan menindak praktik persaingan usaha yang tidak adil.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi pelaku usaha kecil serta menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan kondusif.
Persaingan usaha yang sehat tidak hanya menciptakan peluang bagi usaha kecil dan menengah, tetapi juga mendorong inovasi, meningkatkan daya saing, dan memperluas lapangan kerja di Makassar.
Menurut Munafri, keseimbangan antara investasi besar dan penguatan usaha lokal menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
Dengan adanya pengawasan ketat dari KPPU, diharapkan tidak ada praktik monopoli atau persaingan usaha yang merugikan masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dalam mengawasi persaingan usaha di Makassar. Dengan persaingan yang sehat, kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata,” tambahnya.
Sebagai kota dengan perekonomian yang terus berkembang, Makassar memerlukan kebijakan yang mendukung ekosistem bisnis yang inklusif.
Oleh karena itu, Pemkot Makassar berencana untuk terus berkolaborasi dengan KPPU dalam memberikan edukasi kepada pelaku usaha mengenai pentingnya persaingan yang sehat serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghindari praktik bisnis yang merugikan.
Dengan adanya sinergi ini, Pemerintah Kota Makassar optimistis dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih transparan, adil, dan berdaya saing, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kota ini.
Naskah berita ini telah diperbaiki agar lebih spesifik, jelas, dan menarik. Jika ada hal yang ingin ditambahkan atau disesuaikan, silakan beri tahu saya!
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha,…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Program transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar mendapat…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mempertegas komitmen pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan. Wali Kota…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Nama Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) kembali menguat dalam lanskap dunia usaha…