Makassar, Trotoar.id – Munafri Arifuddin melangkah pelan menyusuri lorong-lorong sempit Pasar Ikan Lelong Rajawali.
Di balik semangat para pedagang yang tak pernah padam, ia melihat langsung kenyataan yang memprihatinkan.
Fasilitas pasar yang kumuh, bau menyengat, dan sistem pengelolaan yang semrawut membuatnya tergerak.
“Pasar ini seharusnya menjadi ruang yang bersih, tertata rapi, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi semua pihak, terutama pedagang dan pembeli,” ujarnya dengan nada prihatin.
Baginya, pasar bukan sekadar tempat jual beli, melainkan jantung ekonomi rakyat. Karena itu,
Munafri menyerukan perlunya revitalisasi menyeluruh—bukan hanya pada bangunan fisik, tapi juga pada sistem distribusi dan manajemen pasar yang lebih modern dan efisien.
Ia menyampaikan komitmennya untuk mendorong Pemerintah Kota bersama tim teknis untuk segera mengambil langkah nyata, agar pasar ini berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi yang layak dan berdaya saing.
“Ini bukan soal penampilan, tapi soal martabat dan masa depan para pelaku usaha kecil di Makassar,” pungkasnya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan strategis melalui…
JENEWA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membawa pesan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya kehadiran negara…
LUTIM, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Pembinaan Program…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi pembangunan daerah dalam program…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membawa sejumlah program prioritas sektor perikanan…
This website uses cookies.