MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah mengkaji relokasi sekitar 400 rumah di kawasan rawan genangan, seperti Blok 10 Antang dan BTN Kodam 3.
Rencana ini diproyeksikan menelan anggaran hingga Rp400 miliar.
Anggota Komisi D DPRD Makassar, Muchlis Misbah, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Tujuannya sangat mulia, menyelamatkan banyak orang dari banjir, apalagi ada kompensasinya. Jadi menurut saya, kita harus doakan dan dukung program ini,” ujar legislator Partai Hanura itu, Kamis (22/5/2025).
Menurutnya, dari sisi sosial, relokasi akan memberikan perlindungan nyata sekaligus menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan banjir di Makassar.
Namun, Muchlis mengingatkan agar lokasi baru yang disiapkan pemerintah lebih layak dibanding tempat tinggal sebelumnya dan tidak jauh dari sumber mata pencaharian warga.
“Kalau mata pencaharian mereka petani, jangan jauh dari lahannya. Kalau pegawai mungkin tidak masalah. Itu harus dikaji dengan baik,” tegasnya.
Ia juga menyarankan agar kawasan relokasi dilengkapi fasilitas penunjang, termasuk sekolah, agar warga dapat hidup nyaman.
“Intinya, program ini sangat mulia karena menghadirkan solusi untuk banjir, khususnya di Kecamatan Manggala dan sekitarnya,” tutupnya.



Komentar