Site icon Trotoar.id

Wali Kota Munafri Ajak Kader HMI Kerja Keras dan Tinggalkan Ego Sektoral

IMG 20250530 WA0142 scaled

Makassar, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya kerja keras dan reformasi birokrasi saat menjadi pembicara dalam kegiatan Latihan Kader (LK) III tingkat nasional yang digelar oleh Badko HMI Sulawesi Selatan. Acara tersebut berlangsung di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Makassar, sejak 21 Mei 2024.

Acara tersebut berlangsung di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Makassar, sejak 21 Mei 2024.

Di hadapan para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai daerah, Munafri menuturkan pengalaman pribadinya yang penuh dinamika dalam kancah politik lokal. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti tiga kali Pilkada dalam kurun waktu enam tahun, yang menurutnya menjadi proses pembelajaran yang tak ternilai.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti tiga kali Pilkada dalam kurun waktu enam tahun, yang menurutnya menjadi proses pembelajaran yang tak ternilai.

“Saya mungkin satu-satunya yang bertarung tiga kali dalam enam tahun. Tahun 2018 saya kalah, lalu tahun 2020 melawan kotak kosong, dan akhirnya di tahun 2024 saya dipercaya memimpin Makassar,” ungkap Munafri.

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya ketulusan niat, kedisiplinan, dan integritas dalam menjalani perjuangan politik dan pemerintahan.

Munafri menilai bahwa sukses dalam birokrasi tidak hanya soal strategi, tetapi juga soal siapa yang dipercaya menjalankan tugas.

Ia menyoroti pentingnya reformasi birokrasi, terutama dalam hal penempatan sumber daya manusia.

“Kita harus tempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Bukan sekadar loyalitas, tapi juga kapasitas,” tegasnya.

Wali Kota yang baru dilantik ini juga mengkritisi praktik ego sektoral di lingkungan pemerintahan.

“Semua dinas harus punya nilai tawar yang sama. Tidak boleh ada yang merasa lebih penting dari yang lain. Kita harus bersinergi demi pelayanan publik yang optimal,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Munafri turut memperkenalkan tujuh program prioritas Pemerintah Kota Makassar yang saat ini tengah dijalankan.

Program-program tersebut mencerminkan komitmennya untuk menghadirkan layanan publik yang inklusif dan efisien:

  1. Gratis Seragam Sekolah – Meringankan beban orang tua dan mendorong partisipasi pendidikan.
  2. Gratis Iuran Sampah – Mendukung lingkungan yang bersih dan sehat.
  3. Gratis Pemasangan Instalasi Air Bersih – Meningkatkan akses air bersih secara merata.
  4. Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional – Untuk kemajuan olahraga dan sektor kreatif.
  5. MULIA Berjasa – Program jaminan sosial bagi kelompok rentan.
  6. Makassar Super Apps – Inovasi layanan publik berbasis digital.
  7. Makassar Creative Hub – Fasilitasi ruang kreasi bagi anak muda dan pelaku industri kreatif.

Mengakhiri sesi, Munafri memberi motivasi kepada seluruh peserta agar tetap berjuang dengan semangat dan idealisme yang kuat.

“Jangan pernah lelah mengejar cita-cita jika niat kita tulus untuk masyarakat. Percayalah, langkah kita akan dimudahkan dan diberkahi,” tutupnya.

Exit mobile version