Makassar, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengikuti wawancara nominasi Paritrana Award 2024 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan secara virtual, didampingi oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Nielma Palamba, Jumat (20/6/2025).
Dalam forum tersebut, Munafri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong jaminan sosial ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan melalui program unggulan Makassar Berjasa.
“Kami terus berupaya memperluas perlindungan sosial bagi seluruh pekerja rentan melalui program Makassar Berjasa, yang disokong regulasi kuat, dukungan anggaran APBD, serta kolaborasi multisektor,” ujar Munafri.
Pada tahun 2024, Kota Makassar mencatatkan capaian tertinggi dalam universal coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) se-Sulawesi Selatan. Tercatat 49,01% pekerja rentan atau sebanyak 35.782 jiwa telah terlindungi melalui skema Jamsostek.
Pemerintah Kota Makassar menargetkan penambahan perlindungan bagi 45.684 jiwa pekerja rentan pada periode 2025–2026.
Angka ini disusun berdasarkan data dari P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) yang dikeluarkan oleh Kemenko PMK.
Munafri menyampaikan bahwa sasaran program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Makassar mencakup berbagai segmen, seperti:
Ketua RT/RW, Pegawai non-ASN, Kader Posyandu dan masyarakat, Pekerja seni dan budaya, Pelaku urban farming, Pedagang pasar tradisional
“Kita ingin semua pekerja informal terlindungi. Ini bukan hanya soal penghargaan, tapi tanggung jawab moral dan keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil,” tegas Munafri.
Program Makassar Berjasa tidak hanya didukung oleh kebijakan lokal dan alokasi APBD, tetapi juga dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan, pelaku usaha, komunitas sosial, dan sektor swasta lainnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Makassar, Nielma Palamba, menyebut bahwa inovasi ini menjadi model nasional yang berorientasi pada keberlanjutan sosial dan pengentasan kemiskinan.
“Kami menyusun program berdasarkan kebutuhan lapangan, berbasis data, dan terus memaksimalkan kemitraan lintas sektor,” ungkap Nielma.
Paritrana Award merupakan penghargaan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada pemerintah daerah dan perusahaan atas kontribusi nyata dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dengan capaian dan terobosan yang telah diraih, Kota Makassar optimistis menjadi kandidat kuat penerima penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…
LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…
This website uses cookies.