Categories: Metro

Program Seragam Sekolah Gratis Pemkot Makassar Segera Didistribusikan

Pemkot Makassar

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar memastikan program seragam sekolah gratis untuk siswa baru jenjang SD dan SMP negeri tetap berjalan sesuai rencana.

Meski sempat muncul keraguan dari masyarakat menjelang tahun ajaran baru 2025/2026, Pemkot menegaskan bahwa distribusi seragam akan dimulai secara bertahap pada Juli 2025.

Sekretaris Kota Makassar, A. Zulkifly Nanda, menyatakan bahwa saat ini proses tender pengadaan telah rampung.

Pemkot hanya menunggu finalisasi administrasi dan pendampingan dari Aparat Penegak Hukum (APH), serta probity audit, sebelum masuk ke tahap produksi dan distribusi seragam ke sekolah-sekolah.

“Proses pengadaan sudah berjalan sesuai prosedur. Tinggal menyelesaikan dokumen kontrak dan koordinasi teknis. Insyaallah, distribusi mulai terlaksana bulan ini,” ujar Zulkifly kepada awak media di Balai Kota Makassar, Kamis (10/7/2025).

Zulkifly menjelaskan, distribusi seragam akan dilakukan bertahap, mengingat waktu yang terbatas menjelang hari pertama sekolah pada 14 Juli 2025.

Ia memperkirakan pembagian dimulai sekitar satu minggu setelah sekolah masuk.

“Produksi dan distribusi ke puluhan ribu siswa tidak bisa dilakukan sekaligus. Kami pastikan tetap berjalan, hanya saja bertahap,” jelasnya.

Untuk tahap awal, yang dibagikan adalah satu setel seragam nasional — putih merah untuk siswa SD dan putih biru untuk siswa SMP. Seragam batik dan olahraga belum termasuk dalam pengadaan tahap ini.

Sebanyak 31 penyedia telah terverifikasi melalui sistem etalase pengadaan. Pemilihan penyedia akan disesuaikan dengan kapasitas produksi masing-masing agar distribusi bisa berlangsung efisien.

“Penyedianya siap, kapasitas produksinya memadai. Tinggal finalisasi dari Dinas Pendidikan dan PBJ,” ujar mantan Kepala Bappeda Kota Makassar itu.

Program ini menyasar seluruh siswa baru SD dan SMP negeri di Kota Makassar, yakni sekitar 33.000 siswa, masing-masing akan menerima satu setel seragam.

Total anggaran yang disiapkan Pemkot Makassar sebesar Rp11,49 miliar, bersumber dari hasil efisiensi belanja daerah, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan surat edaran efisiensi pemerintah pusat.

“Prioritas utama penggunaan efisiensi anggaran adalah untuk peningkatan layanan pendidikan,” tegas Zulkifly.

Menanggapi kekhawatiran orang tua siswa, Pemkot Makassar telah menerbitkan edaran larangan penjualan seragam oleh pihak sekolah.

Zulkifly menegaskan bahwa tidak ada kewajiban membeli seragam dari pihak sekolah, dan orang tua boleh menunggu distribusi dari pemerintah.

“Tidak ada kewajiban bagi orang tua untuk membeli. Pemerintah akan membagikan seragam gratis. Tapi bagi yang ingin membeli dulu karena kebutuhan mendesak, juga tidak dilarang,” katanya.

Selama masa orientasi siswa baru, pihak sekolah juga diimbau tidak mewajibkan penggunaan seragam lengkap, mengingat proses distribusi masih berjalan.

“Orientasi bisa dilakukan tanpa seragam resmi. Ini juga bentuk fleksibilitas agar tidak membebani orang tua siswa,” tambahnya.

Program seragam gratis merupakan bagian dari Program Makassar Untuk Semua (MULIA) yang diusung Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

Pemkot berkomitmen merealisasikan pembagian seragam secara bertahap hingga seluruh siswa penerima mendapat haknya.

“Kalaupun ada dinamika di lapangan, itu akan jadi catatan penyempurnaan tahun depan. Tapi tahun ini, program tetap kami laksanakan,” tutup Zulkifly.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Bupati Sidrap Apresiasi Peran Gemes Squad dalam Memajukan Ekonomi Kreatif Lokal

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…

17 jam ago

Munafri: Muslim Life Fair Jadi Momentum UMKM Naik Kelas di Makassar

Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin

20 jam ago

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…

21 jam ago

TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026

JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…

23 jam ago

Walk Out dari Mubes, IKAFE Ingin IKA Unhas Lebih Berdampak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…

1 hari ago

Optimisme Bupati Sidrap di MRS Celebes 2026: Dari Lokal Menuju Internasional

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…

1 hari ago

This website uses cookies.