Bone, Trotoar.id – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Pauddikdasmen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Unggulan KKSS di Desa Mappesangka, Kabupaten Bone.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan sekolah berjalan sesuai regulasi dan kesepakatan dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara Kemdikdasmen dan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) yang dipimpin oleh Andi Amran Sulaiman.
“Semoga pembangunan ini bisa diselesaikan dalam waktu 120 hari sesuai kesepakatan PKS, dan sekolah ini benar-benar memberikan manfaat bagi bangsa, khususnya warga KKSS,” ujar Gogot Suharwoto saat peninjauan, Jumat (5/9/2025)
Pembangunan Sekolah Unggulan KKSS di Bone merupakan sekolah kedua yang dibangun oleh BPP KKSS setelah Gowa. Program ini akan berlanjut ke berbagai daerah lain di Indonesia.
“Alhamdulillah, Bone ini yang kedua. Sebelumnya sudah dimulai di Gowa, dan kini masuk tahap pembangunan. Setelah itu menyusul di Pekanbaru, Tanjung Selor, Samarinda, Sinjai, dan daerah lain. Kami juga masih membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin berpartisipasi dengan menghibahkan lahan sekitar satu hektare,” jelas Muhammad Ramli Rahim (MRR), National Project Leader pembangunan Sekolah KKSS se-Indonesia.
MRR menambahkan, Sekolah Unggulan KKSS akan menampung siswa dari seluruh Indonesia, khususnya dari diaspora Sulsel, yang nantinya disiapkan menjadi pemimpin masa depan bangsa.
Dalam peninjauan tersebut, Gogot didampingi oleh MRR dan disambut langsung oleh Ketua Yayasan KKSS A.M. Rezky Mulayadi, Kepala Dinas Pendidikan Bone Drs. Andi Fajaruddin, M.M., serta pejabat Cabang Dinas III Dinas Pendidikan Sulsel dan Kepala Desa Mappesangka, Andi Rasdi Sumange.
Yayasan Sekolah Unggulan KKSS menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemdikdasmen. “Bantuan pembangunan sekolah ini sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. Kami berharap Sekolah Unggulan KKSS menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda Sulsel,” kata Rezky Mulayadi.
Selain meninjau Sekolah Unggulan KKSS, Dirjen Gogot Suharwoto juga mengunjungi proyek revitalisasi SD Inpres 10/73 Ceppaga Bone serta SMP Negeri 3 Camba Maros. Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan mutu pendidikan dasar dan menengah di berbagai daerah.




Komentar