Munafri–Aliyah Dampingi Mensos Serahkan 20 Rumah Knockdown di Untia
MAKASSAR, Trotoar.id – Harapan baru hadir bagi keluarga Naila dan 19 keluarga nelayan lainnya di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan secara resmi 20 unit rumah knockdown bagi keluarga miskin, Jumat (5/9/2025).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dengan pemberian kunci rumah kepada keluarga Naila oleh Mensos, disaksikan jajaran pemerintah pusat, provinsi, dan kota.
Bantuan rumah knockdown berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi, dilengkapi fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, toilet, perabot dasar, saluran air bersih, listrik, serta drainase memadai.
Tidak hanya itu, Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan pemberdayaan nelayan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga pesisir Untia. Bantuan tersebut ditujukan bukan hanya bagi penghuni rumah baru, melainkan juga masyarakat sekitar agar manfaatnya merata.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam menghadirkan hunian layak bagi keluarga nelayan. Ia menyoroti kisah Naila yang menjadi simbol keteguhan meski hidup dalam keterbatasan.
“Ini bukti nyata pemerintah hadir dalam keresahan warganya. InsyaAllah, rumah ini tidak sekadar tempat tinggal, tetapi juga bagian dari pemberdayaan masyarakat nelayan Untia. Pemkot Makassar akan terus melengkapi fasilitas di kawasan ini,” ujarnya.
Munafri menambahkan, program ini berawal dari perhatian terhadap kondisi keluarga Naila yang tetap bersemangat bersekolah meski tinggal di rumah tak layak huni. Dengan dukungan Kemensos, Pemprov Sulsel, dan Pemkot Makassar, program tersebut kini memberi manfaat nyata bagi 20 keluarga.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa program rumah knockdown merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, keberhasilan program ini tak lepas dari sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kota.
“Terima kasih Bapak Gubernur, Bapak Wali Kota. Mudah-mudahan Untia menjadi kawasan yang memberi kontribusi bagi kemajuan Indonesia. Ini bagian dari tindak lanjut arahan Presiden,” ujarnya.
Saifullah juga mengaitkan pembangunan rumah knockdown dengan program Sekolah Rakyat yang akan dibangun di kawasan yang sama. Menurutnya, kedua program ini memiliki tujuan serupa, yaitu memberdayakan keluarga miskin ekstrem agar anak-anak mereka mendapat akses pendidikan yang layak.
“Presiden berharap Sekolah Rakyat hadir untuk keluarga yang belum tersentuh arus pembangunan. Dengan begitu, anak-anak mereka bisa memperoleh pendidikan yang setara,” jelasnya.
Setelah penyerahan kunci, Mensos bersama Gubernur Sulsel, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota Makassar meninjau rumah knockdown serta berdialog langsung dengan para penerima manfaat.
Keluarga Naila menjadi simbol perubahan nyata di Untia—dari rumah tak layak huni kini pindah ke hunian baru yang lebih sehat, aman, dan bermartabat.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Nilai-nilai moral dan kearifan lokal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali digaungkan melalui…
MAKASSAR, ROTOAR.ID — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerjaan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race IMI 2026 resmi berakhir dengan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Tudang Sipulung…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar akhirnya berhasil menata kawasan Jalan Veteran Utara yang selama…
This website uses cookies.