Categories: Metro

Sekda Makassar Andi Zulkifly: Seragam Sekolah Gratis Hasil Efisiensi Belanja Daerah, Sejalan Inpres 2025

Pemkot Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa program seragam sekolah gratis bagi peserta didik di Kota Makassar merupakan hasil dari efisiensi belanja daerah yang dilakukan Pemkot Makassar.

Menurutnya, alokasi anggaran tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Regulasi itu mengamanatkan penghematan sejumlah pos belanja untuk kemudian dialihkan ke sektor prioritas.

“Selain Inpres, dasar hukum pengalihan anggaran juga diperkuat dengan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 900/833/SJ, SE Gubernur Sulsel Nomor 900.1.3/1606/BKAD tertanggal 24 Februari 2025, serta SE Wali Kota Makassar Nomor 903./71/S.Edar/BPKAD/III/2025,” kata Zulkifly, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa hasil efisiensi belanja daerah harus diarahkan ke tujuh bidang prioritas, salah satunya pendidikan.

Lebih lanjut, mantan Camat Ujung Pandang ini menjelaskan bahwa pengalihan anggaran juga mengacu pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Regulasi itu memperbolehkan pergeseran anggaran dengan persetujuan kepala daerah dan dilaporkan kepada DPRD.

“Efisiensi anggaran bisa dialihkan ke sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sanitasi, pengendalian inflasi, hingga penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Menindaklanjuti ketentuan tersebut, Wali Kota Makassar menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 7 Tahun 2025 tentang perubahan atas Perwali Nomor 57 Tahun 2024 mengenai penjabaran APBD TA 2025.

Pergeseran anggaran ini juga telah diberitahukan kepada pimpinan DPRD Kota Makassar dan diakomodasi dalam Perda Perubahan APBD 2025.

“Proses ini sudah melalui review Inspektorat yang dituangkan dalam Laporan Hasil Monitoring dan Evaluasi Nomor 082/Insp/780.04/VI/2025. Hasilnya, efisiensi anggaran terbukti menambah alokasi untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sanitasi, dan program prioritas lainnya,” jelasnya.

Zulkifly menekankan bahwa anggaran seragam sekolah gratis dialokasikan melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar dengan mekanisme tender konsolidasi menggunakan kontrak payung, sehingga lebih transparan, efisien, dan tepat sasaran.

“Dengan adanya alokasi ini, pemerintah kota berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua siswa, khususnya dari keluarga kurang mampu,” pungkasnya.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

14 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

16 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

16 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

16 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

16 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

17 jam ago

This website uses cookies.