Categories: MetroNews

Pemkot Makassar Dorong Optimalisasi JKN, Sekda Zulkifly Targetkan UHC Non Cut Off

Pemkot Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pemenuhan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna menjaga status Universal Health Coverage (UHC). 

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, memimpin Rapat Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama dalam rangka optimalisasi program JKN di Ruang Rapat Sekda Balai Kota Makassar, Jumat (24/10).

Rapat tersebut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Makassar Muhammad Aras serta sejumlah OPD terkait. 

Hingga Oktober 2025, capaian UHC Makassar telah mencapai 99,87 persen, dan tingkat keaktifan peserta berada di angka 81,94 persen atau sekitar 1.216.879 jiwa.

Berkat capaian tersebut, Makassar ditetapkan sebagai UHC Prioritas nasional.

 Status ini memberikan keuntungan tambahan bagi masyarakat karena peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah kini langsung aktif, tanpa menunggu satu bulan seperti sebelumnya.

“Alhamdulillah, Makassar telah mencapai 99,87 persen kepesertaan. Karena itu Makassar masuk kategori UHC Prioritas,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Makassar, Muhammad Aras.

Meski capaian tinggi, Sekda Zulkifly menegaskan masih ada beberapa agenda prioritas yang harus diselesaikan bersama OPD dan BPJS Kesehatan, di antaranya:

  • Masih adanya anggota keluarga PBPU Pemda yang belum terdaftar (PBPU Pemda 1 KK)
  • Penyusunan dan perpanjangan PKS PBPU Pemda tahun 2026
  • Ketersediaan anggaran PBPU Pemda 2026
  • Pemenuhan kuota PBI JK (masih underkuota ± 12.519 jiwa)
  • Sinkronisasi data sosial dan kependudukan

“Data cadangan PBI JK harus segera diajukan melalui SIKS-NG, dan PBPU Pemda yang memenuhi kriteria sebaiknya dialihkan ke PBI JK untuk menjaga keaktifan peserta,” jelas Zulkifly.

Sekda juga menyinggung pentingnya mitigasi anggaran menyusul informasi rencana pemotongan pendapatan daerah sekitar Rp500 miliar.

“Kami harus menjaga ‘kebersihan’ anggaran untuk 2026. Jangan sampai dukungan pembiayaan untuk jaminan kesehatan terdampak. Ini menyangkut pelayanan dasar warga,” tegasnya.

Zulkifly menegaskan bahwa data tunggal Dinas Sosial menjadi rujukan utama pemutakhiran data kepesertaan.

“Semua harus by name, by address dan berbasis verifikasi. Tidak boleh ada data ganda atau berbeda-beda sumbernya,” tambahnya.

Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil dan BPJS Kesehatan akan memperkuat sinkronisasi data dan pelaporan agar layanan berjalan tanpa hambatan administratif. 

Selain memastikan PBPU dan PBI ter-cover, rapat juga membahas pemetaan peserta aktif maupun nonaktif.

“Pencapaian angka UHC bukan garis akhir, tapi awal dari pematangan layanan. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan pemerataan manfaat,” tutup Zulkifly.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

Recent Posts

Dari Daerah Persinggahan Menuju Destinasi Unggulan, Barru Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata

JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…

15 jam ago

Ikuti MTQ VIII Tingkat Provinsi, Korpri Bulukumba Optimistis Mampu Bersaing

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membina Aparatur…

15 jam ago

Pansus Pajak Daerah Bahas Soal Kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Lanjutan Ekspose terkait…

15 jam ago

Uni Eropa Lirik Makassar, Appi Perkuat Jejaring Global dan Buka Peluang Investasi Indonesia Timur

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi Antoine Ripoll, Minister Counsellor…

16 jam ago

Perkuat Kelembagaan Pengawasan, Pemkab Selayar Hibahkan Tanah dan Gedung untuk Bawaslu

SELAYAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperkuat dukungan terhadap kelembagaan pengawas pemilu dengan menyerahkan…

16 jam ago

Gas LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DP2KUKM Luwu Utara Turun Tangan Gelar Sidak Intensif

Luwu Utara, Trotoar.id – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (DP2KUKM) Kabupaten Luwu Utara bergerak…

17 jam ago