MAKASSAR, Trotoar.id — Masa jabatan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan resmi berakhir pada 19 November 2025.
Namun hingga kini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar belum juga menetapkan jadwal Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih ketua definitif yang baru.
Selain belum menentukan waktu pelaksanaan Musda, DPP Golkar juga belum menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD I Golkar Sulsel untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di tingkat provinsi.
Kursi ketua yang lowong ini pun mulai memunculkan sejumlah nama yang disebut-sebut berpotensi ditunjuk sebagai PLT Ketua DPD I Golkar Sulsel. Tiga nama yang santer dibicarakan yakni:
Idrus Marham, Sahmud Basri Ngabalin, Muhiddin, salah satu pengurus DPP
Hingga kini, ketiga nama tersebut terus menguat dalam berbagai diskusi internal kader, meski belum ada keputusan resmi dari DPP.
Ketidakpastian ini membuat dinamika internal Golkar Sulsel semakin mencuat. Para kader di daerah disebut masih menunggu sikap resmi DPP, baik terkait penunjukan PLT maupun jadwal Musda.
Karena dua keputusan tersebut akan menentukan arah konsolidasi partai menuju agenda politik ke depan.
Sementara itu, sejumlah pengurus di tingkat kabupaten/kota berharap DPP segera mengambil keputusan untuk menjaga stabilitas organisasi dan memastikan roda partai tetap berjalan efektif di Sulawesi Selatan.




Komentar