Pemkot Makassar

Dispar Optimistis, Wisata Makassar Tetap Tangguh dan Bersiap Matangkan Calendar of Event 2026

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 23 Desember 2025 19:52

Dispar Optimistis, Wisata Makassar Tetap Tangguh dan Bersiap Matangkan Calendar of Event 2026
Dispar Optimistis, Wisata Makassar Tetap Tangguh dan Bersiap Matangkan Calendar of Event 2026
10 / 100 Skor SEO

MAKASSAR, Trotoar.id  — Sektor pariwisata Kota Makassar menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah persaingan destinasi nasional. 

Berdasarkan hasil Analisis Forecasting Kunjungan Wisatawan Tahun 2025, Dinas Pariwisata Kota Makassar memproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 6.189.997 atau 6,18 juta kunjungan, tumbuh 12,06 persen dibandingkan tahun 2024.

Proyeksi tersebut disusun melalui pengolahan data historis periode 2022–2024 menggunakan metode exponential smoothing. 

Hasilnya menunjukkan bahwa denyut utama pertumbuhan pariwisata Makassar masih bertumpu pada kekuatan wisatawan domestik.

Tren peningkatan ini terlihat konsisten. Pada tahun 2022 tercatat 3,46 juta kunjungan, meningkat menjadi 4,41 juta pada 2023, dan melonjak hingga 5,52 juta pada tahun 2024. Tahun 2025 diperkirakan menjadi fase akselerasi dengan capaian lebih dari 6 juta kunjungan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menyebut dua faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut, yakni penambahan 12 rute penerbangan baru menuju Makassar melalui Bandara Sultan Hasanuddin serta masifnya penyelenggaraan event nasional hingga konser internasional yang mendatangkan puluhan ribu wisatawan.

“Penambahan flight baru berdampak langsung pada aksesibilitas, sementara event berskala nasional dan internasional terbukti menjadi magnet wisatawan. Ini membuat Makassar semakin terkoneksi dengan berbagai daerah,” jelasnya, Selasa (23/12/2025).

Namun untuk wisatawan mancanegara, tren menunjukkan dinamika berbeda. Setelah mengalami kenaikan dari 71.388 kunjungan pada 2022 menjadi 85.614 pada 2023 dan 95.597 pada 2024, angka kunjungan wisman 2025 justru diproyeksikan berada pada kisaran 78.080 kunjungan. 

Penurunan ini dipengaruhi kondisi eksternal, termasuk travel warning, isu stabilitas kawasan, hingga dampak pembatalan perjalanan besar-besaran pada Agustus 2025 yang menimbulkan kerugian sektor perhotelan hingga Rp7 miliar.

“Kondisi ini menjadi pelajaran penting bahwa trafik wisata bukan hanya bergantung pada event, tetapi juga pada kondusivitas daerah. Keamanan, kenyamanan, dan stabilitas kota adalah kunci untuk menarik wisatawan mancanegara,” tegas Hendra.

Dari sisi lama tinggal, rata-rata lama menginap wisatawan nusantara pada 2024 tercatat 1,63 malam dan diproyeksikan menjadi 1,48 malam pada 2025. Sementara wisatawan mancanegara rata-rata menginap 2,52 malam pada 2024 dengan proyeksi 2,47 malam pada 2025. 

Meski begitu, secara agregat total kunjungan wisata 2025 tetap diprediksi meningkat sekitar 10 persen dengan dominasi wisatawan domestik.

Secara ekonomi, sektor pariwisata masih menjadi subsektor penyumbang besar perekonomian Makassar. 

Berdasarkan estimasi internal Dispar, rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara berada pada kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per kunjungan, sementara wisatawan mancanegara mencapai Rp4 juta hingga Rp6 juta. “Dengan proyeksi tersebut, perputaran ekonomi pariwisata diperkirakan mencapai triliunan rupiah sepanjang 2025,” ungkapnya.

Adapun wisatawan nusantara terbanyak berasal dari Sulsel, Sulbar, Sultra, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Sedangkan wisatawan mancanegara didominasi Malaysia, Singapura, Australia, dan sejumlah negara Eropa.

Menatap 2026, Dinas Pariwisata Kota Makassar menyiapkan strategi baru untuk menjaga pertumbuhan, tidak hanya dari sisi jumlah kunjungan tetapi juga lama tinggal wisatawan. 

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dispar Makassar, Yulianti Jabir, menyebut pihaknya tengah mematangkan Calendar of Event (CoE) 2026 sebagai instrumen utama promosi pariwisata.

“Harapannya, wisatawan tidak hanya datang untuk satu agenda, tetapi tinggal lebih lama karena banyak pilihan event dan aktivitas wisata,” ujarnya.

Langkah strategis juga difokuskan pada penguatan wisata MICE, optimalisasi kerja sama dengan PHRI, serta pengembangan destinasi unggulan seperti Pulau Lanjukang, Samalona, dan Tallo River Tour. Selain itu, promosi pariwisata internasional akan kembali digencarkan melalui berbagai agenda internasional Kota Makassar.

“Dengan kombinasi promosi berkelanjutan, pengembangan destinasi, dan penguatan event, kami optimistis pariwisata Makassar terus tumbuh dan memberi dampak signifikan bagi perekonomian daerah,” tutupnya.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Metro20 Januari 2026 19:35
Ketua TP PKK Makassar Dukung Film Lokal Lewat Nobar Uang Passolo
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menunjukkan dukungannya ter...
Metro20 Januari 2026 18:07
Wagub Sulsel Dorong DRKI Bangkitkan Kejayaan Rempah Daerah
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendorong Dewan Rempah Kejayaa...
Politik20 Januari 2026 18:05
KPU Kota Makassar Hadirkan Debat Demokrasi Lewat Program “KPU Mengajar” di SMAN 4 Makassar
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar kembali menggelar program “KPU Menga...
Metro20 Januari 2026 16:25
Bersama Gubernur Ketua TP PKK Sulsel Resmikan Aula Sipakatau
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id  — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, mendamping...