Categories: News

Pengamat Nilai Pertemuan Rahman Pina–Bahlil Lahadalia Isyarat Minta Restu Maju Musda Golkar Sulsel

Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, Trotoar.id  – Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof Firdaus Muhammad, menilai pertemuan antara politisi Golkar Sulawesi Selatan Rahman Pina dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sarat dengan makna politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulsel.

Menurut Prof Firdaus, langkah Rahman Pina menemui langsung Ketua Umum Golkar dapat dimaknai sebagai upaya meminta restu politik untuk ikut bertarung dalam bursa calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan.

“Secara normatif mungkin disebut silaturahmi, tetapi karena momentum pertemuan ini terjadi menjelang Musda, tentu tidak bisa dilepaskan dari kepentingan politik. Ini bisa dibaca sebagai upaya Rahman Pina memohon restu Ketua Umum untuk maju,” ujar Prof Firdaus, Senin.

Ia menilai, manuver politik yang dilakukan Rahman Pina menunjukkan kecermatan dalam membaca momentum internal partai. 

Kehadirannya di lingkaran elite pusat Golkar dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi tawar menjelang Musda.

“Banyak kalangan melihat Rahman Pina sebagai politisi yang lihai membaca situasi. Ia muncul menawarkan diri sebagai kandidat alternatif di tengah dinamika internal Golkar Sulsel yang semakin menghangat,” jelasnya.

Prof Firdaus menambahkan, meskipun pertemuan tersebut belum tentu langsung berujung pada deklarasi pencalonan, namun setidaknya Rahman Pina sedang membangun posisi strategis dalam konstelasi kekuasaan Golkar Sulsel ke depan.

“Bisa saja dalam waktu dekat Rahman Pina mendeklarasikan diri maju, jika ia meyakini telah mendapatkan lampu hijau dari Ketua Umum. 

Minimal, pertemuan itu menjadi modal untuk mengamankan posisi penting dalam struktur kepengurusan Golkar Sulsel mendatang,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dinamika seperti ini merupakan hal yang lazim dalam partai politik menjelang musyawarah daerah, di mana komunikasi elite menjadi penentu arah dan peta kekuatan.

“Musda bukan hanya soal pemilihan ketua, tetapi juga soal negosiasi kekuasaan dan konsolidasi kepentingan,” pungkas Prof Firdaus.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…

1 jam ago

Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni

MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…

1 jam ago

Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…

1 jam ago

Kado Hardiknas 2026, Munafri–Aliyah Perkuat Insentif Guru hingga Fasilitas Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…

1 jam ago

Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Munafri Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…

1 jam ago

SPMB 2026 Diluncurkan, Pendaftaran SD–SMP di Makassar Kini Terintegrasi Aplikasi LONTARA+

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru…

2 jam ago

This website uses cookies.