MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kota Makassar, Minggu, 11 Januari 2026.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), saat melakukan peninjauan di sejumlah wilayah terdampak banjir.
Lokasi yang dikunjungi di antaranya kawasan Kodam III Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, serta Blok 8 dan Blok 10 Antang, Kecamatan Manggala.
Peninjauan dilakukan menyusul rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menetapkan sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan berstatus awas akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem.
“Wilayah yang masuk kategori waspada hingga awas meliputi Kota Makassar, Kabupaten Maros, Pangkep, Gowa, Barru, serta Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone.
Kemarin kami melakukan pengecekan langsung ke beberapa titik rawan banjir, salah satunya Kelurahan Katimbang yang memang kerap terdampak,” ujar Amson Padolo.
Dalam kesempatan tersebut, BPBD Sulsel menyalurkan bantuan logistik dari Gubernur Sulawesi Selatan berupa bahan pangan, perlengkapan keluarga, serta shelter kit bagi para pengungsi yang berada di Kantor Lurah Katimbang sebagai posko induk.
Selain itu, BPBD Sulsel bersama TRC juga meninjau kondisi luapan Sungai Biring Je’ne bersama Tim Drainase Kota Makassar. Amson menjelaskan, banjir dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi serta adanya penyempitan aliran sungai.
“Kami juga mengecek Blok 8 dan Blok 10 Antang. Kondisinya masih relatif kondusif, namun berdasarkan informasi terbaru terdapat pergerakan air sehingga tetap perlu diwaspadai,” jelasnya.
Terkait kondisi pengungsian, Amson memastikan seluruh pengungsi tertangani dengan baik. Pelayanan kesehatan juga telah disiagakan melalui tenaga medis dari puskesmas setempat.
Berdasarkan data BPBD Sulsel per 11 Januari 2026 pukul 23.41 WITA, jumlah pengungsi di Kelurahan Katimbang tercatat sebagai berikut:
Kantor Lurah Katimbang:
17 KK atau 61 jiwa, terdiri dari 22 laki-laki dewasa, 20 perempuan dewasa, 10 anak, 7 balita, dan 2 ibu hamil.
SD Paccerakkang:
55 KK atau 201 jiwa, terdiri dari 53 laki-laki dewasa, 68 perempuan dewasa, 54 anak, 18 balita, 3 lansia, dan 5 bayi.
Masjid Nurul Ikhlas Kodam III:
4 KK atau 18 jiwa, terdiri dari 15 dewasa, 2 anak, dan 1 balita.
Masjid Lailatul Qadar Blok AF:
10 KK atau 39 jiwa, terdiri dari 31 dewasa, 5 anak, 1 balita, 1 lansia, dan 1 ibu hamil.
BPBD Sulsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.