BONE, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai Pekerjaan Penanganan Preservasi Jalan Paket 5 yang ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking di Jalan Poros Tanabatue–Sanrego–Palattae KM 17, Dusun Tompong Patu, Desa Tompong Patu, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan lintas komisi. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel Andi Izman Maulana Padjalangi, Wakil Ketua Komisi D Andi Aan Nugraha, Muh. Sadar dari Komisi D, H. Muhammad dari Komisi C, Andi Irwan Wirasasti dari Komisi B, serta H. Syahrir dari Komisi E.
Groundbreaking ini menandai dimulainya pekerjaan preservasi jalan yang mencakup sejumlah ruas strategis di beberapa kabupaten, yakni Kabupaten Bone, Soppeng, Pangkep, dan Barru.
Ruas-ruas tersebut merupakan jalur vital yang selama ini menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat antarwilayah.
Preservasi Jalan Paket 5 merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjaga kondisi kemantapan jalan provinsi agar tetap aman, nyaman, dan layak dilalui. Upaya ini dilakukan melalui perbaikan, peningkatan kualitas, serta pemeliharaan jalan secara berkelanjutan.
Anggota DPRD Sulsel yang hadir menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut.
Mereka menilai pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui peningkatan kualitas jalan, mobilitas orang dan distribusi barang antarwilayah diharapkan semakin lancar. Efisiensi waktu tempuh dan penurunan biaya logistik menjadi manfaat nyata yang dapat dirasakan, khususnya bagi pelaku usaha, petani, dan masyarakat di wilayah pedesaan.
Selain mendukung aktivitas ekonomi, preservasi jalan juga berperan penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pusat-pusat pelayanan publik lainnya.
Konektivitas yang baik dinilai menjadi fondasi utama bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Preservasi jalan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keberlanjutan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Program ini juga diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antarwilayah di Sulawesi Selatan, sehingga kesenjangan pembangunan dapat ditekan dan pertumbuhan ekonomi dapat lebih merata.
Dengan dimulainya pekerjaan Preservasi Jalan Paket 5, pemerintah berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjaga demi kelancaran pelaksanaan program pembangunan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Pembangunan infrastruktur jalan yang mantap dan berkelanjutan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai wilayah yang memiliki konektivitas antardaerah yang andal dan kompetitif.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Tudang Sipulung…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar akhirnya berhasil menata kawasan Jalan Veteran Utara yang selama…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan dijadwalkan akan menempati kantor…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pelaksana Tugas Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Arief Rosyid,…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (IOF) Makassar sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab)…
This website uses cookies.