BULUKUMBA, Trotoar.id — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menegaskan pentingnya Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi teladan di tengah masyarakat.
Keteladanan tersebut, menurutnya, harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, ketertiban parkir, serta etika dalam berkendara dan bekerja.
Penegasan itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Andi Utta saat memimpin Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin (26/1/2026).
Dalam amanatnya, Andi Utta menekankan bahwa seluruh program dan kebijakan yang telah direncanakan pemerintah daerah harus segera diimplementasikan, tidak berhenti pada tataran konsep semata.
Implementasi tersebut harus tercermin baik dalam pengelolaan anggaran maupun dalam aktivitas kerja ASN sehari-hari.
“Program yang sudah direncanakan harus segera dilaksanakan. Pada semester pertama ini kita harus mengejar serapan anggaran demi mencapai target reward dari Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kedisiplinan, terutama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan kerja. Ia menegaskan bahwa kebersihan bukan semata tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kewajiban seluruh pegawai.
Terkait ketertiban, Andi Utta menyoroti masih adanya parkir kendaraan yang tidak tertata di lingkungan kantor pemerintahan. Ia meminta agar seluruh ASN memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan demi menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama.
“Saya minta parkir dilakukan dengan tertib. Ketidaktertiban mencerminkan karakter pegawai yang bersangkutan,” tegasnya.
Persoalan sampah juga menjadi perhatian serius. Bupati mengingatkan ASN agar tidak membuang sampah sembarangan, baik di lingkungan kantor maupun dari dalam kendaraan.
Menurutnya, kebersihan sangat ditentukan oleh kesadaran dan kedisiplinan individu.
“ASN harus menjadi contoh. Kantor yang rapi dan bersih akan membentuk perilaku kerja yang tertib dan profesional,” katanya.
Selain itu, Andi Utta kembali menegaskan larangan merokok sembarangan, khususnya di ruang kerja dan ruangan ber-AC. Ia menilai hal tersebut berkaitan langsung dengan kesehatan, kenyamanan, serta etika kerja.
Menurutnya, penegakan disiplin bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kepentingan bersama. Lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan sehat akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja ASN serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Jika kantor kotor dan lingkungan tidak terawat, hasil kerja juga tidak akan maksimal. Sebaliknya, jika kita disiplin dan menjaga kebersihan, kinerja kita akan semakin baik,” pungkasnya.
Ia pun mengajak seluruh ASN menjadikan disiplin dan kebersihan sebagai budaya kerja bersama demi kesehatan, kenyamanan, serta kemajuan Kabupaten Bulukumba. (*)











Komentar