MAKASSAR, Trotoar.id – Bergabungnya Rusdi Masse Mapasessu (RMS) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membawa dampak signifikan terhadap dinamika dan konstelasi politik di Sulawesi Selatan.
Perpindahan tokoh berpengaruh ini memicu gelombang hijrahnya sejumlah loyalis RMS yang sebelumnya bernaung di Partai NasDem.
Sejumlah figur yang selama ini dikenal sebagai bagian dari barisan RMS di NasDem kini memilih mengikuti langkah politiknya dengan bergabung ke PSI, partai yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Tidak hanya loyalis yang berada dalam struktur dan jaringan RMS, perpindahan ini juga diikuti oleh sejumlah figur politik dan mantan calon kepala daerah yang sebelumnya diusung oleh Partai NasDem di berbagai kontestasi politik di Sulawesi Selatan.
Salah satu nama yang mencuat adalah Rezki Mulfiati Lutfi, mantan calon Wakil Wali Kota Makassar, yang secara resmi menyatakan bergabung dengan PSI Sulawesi Selatan.
Kehadiran Rezki dinilai menambah kekuatan PSI, khususnya di wilayah perkotaan dan segmen pemilih muda.
Masuknya tokoh-tokoh tersebut memperkuat indikasi bahwa PSI Sulsel tengah mengalami konsolidasi besar-besaran, sekaligus menjadi magnet baru bagi figur-figur politik yang sebelumnya berada di luar lingkaran partai tersebut.
Sebagai bagian dari konsolidasi organisasi, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulawesi Selatan dijadwalkan akan dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Pelantikan tersebut rencananya akan digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (28/1/2026).
Pelantikan ini diperkirakan menjadi momentum penting bagi PSI Sulsel untuk menegaskan posisi dan kekuatan barunya di panggung politik daerah, sekaligus menandai babak baru dinamika politik Sulawesi Selatan pasca bergabungnya Rusdi Masse Mapasessu. (*)











Komentar