Sidrap, Trotoar.id — Bupati Syaharuddin Alrif didampingi Wakil Bupati Nurkanaah resmi menutup Festival Tani Ternak (FTT) 2026, Kamis (12/2/2026) malam, di Pelataran Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Selama tiga hari pelaksanaan, festival ini mencatat perputaran uang fantastis mencapai sekitar Rp18,7 miliar.
Berdasarkan data panitia, tercatat enam transaksi alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai Rp5.100.000.000 melalui Skim KUR Alsintan Bank Sulselbar.
Selain itu, terjadi transaksi tunai satu unit mesin pemanen gabungan seharga Rp515.000.000. Total transaksi alsintan dan obat-obatan hewan mencapai sekitar Rp5,6 miliar lebih.
Di sektor komoditas pangan, beras mencatat transaksi lebih dari Rp7 miliar. Sementara itu, penjualan telur selama dua hari menembus Rp6 miliar lebih, setara 115.384 rak atau sekitar 3,45 juta butir telur. Transaksi DOC broiler juga mencapai 13.000 ekor dengan nilai sekitar Rp165 juta.
Secara keseluruhan, total transaksi dari 33 peserta yang terlibat dalam festival ini mencapai sekitar Rp18,7 miliar. Peserta berasal dari penyedia pakan dan obat ternak, saprotan, alsintan, Perpadi, kelompok peternak layer (LOC), komunitas pencinta satwa, sejumlah OPD, UMS Sidrap, hingga Bank Sulselbar Cabang Sidrap.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang berpartisipasi aktif menyukseskan Festival Tani Ternak 2026.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian dan peternakan Sidrap memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.
Menurutnya, festival ini berhasil mempertemukan produsen, penyedia sarana produksi, lembaga perbankan, serta konsumen dalam satu ruang kolaborasi yang produktif.
Sinergi tersebut terbukti menghasilkan transaksi bernilai miliaran rupiah dan berdampak langsung pada perputaran ekonomi daerah.
“Kebersamaan dan sinergitas ini membawa kesejahteraan bagi Kabupaten Sidrap, dan saya berharap kolaborasi ini terus terjalin serta semakin kuat ke depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong penguatan sektor pertanian dan peternakan melalui akses pembiayaan, modernisasi alsintan, serta peningkatan kualitas produksi.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan.
Acara penutupan turut dihadiri Ketua Panitia sekaligus Asisten Ekonomi dan Pembangunan Andi Patahangi, para kepala OPD, serta sejumlah undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Rangkaian penutupan juga diramaikan dengan peragaan alsintan modern serta hiburan rakyat yang disambut antusias masyarakat.
Festival Tani Ternak 2026 pun resmi berakhir dengan capaian transaksi yang mengesankan, sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan sektor pertanian dan peternakan di Bumi Nene Mallomo.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penerapan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat partisipasi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Lautan manusia berseragam pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari, Minggu (30/5/2026) pagi,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya memperketat pengawasan dan pengelolaan parkir…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari jajaran Universitas…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, Muammar…
This website uses cookies.