Sidrap, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperkuat sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan guna mewujudkan perpustakaan yang adaptif di era digital.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya transformasi layanan literasi agar tetap relevan di tengah perkembangan teknologi.
Komitmen tersebut ditegaskan saat Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap Suharya Angriani, menerima kunjungan jajaran Dispus Arsip Sulsel di ruang kerjanya, Jumat (13/2/2026).
Rombongan provinsi dipimpin Kepala Bidang Kearsipan H. Basri dan Kepala Bidang Perpustakaan Andi Sangkawa.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan pembahasan seputar penguatan tata kelola perpustakaan dan kearsipan di tingkat kabupaten.
Dalam sambutannya, Nurkanaah menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk membangkitkan budaya literasi membaca sekaligus mendorong transformasi layanan perpustakaan berbasis digital.
Menurutnya, perpustakaan harus menjadi ruang yang dinamis, bukan sekadar tempat penyimpanan buku.
“Untuk membangkitkan literasi membaca di Kabupaten Sidrap, kami sering turun ke lapangan melayani masyarakat.
Gedung perpustakaan kami tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang berbagai kegiatan edukatif dan literasi,” ujarnya.
Ia berharap Dispus Arsip Sulsel dapat memberikan bimbingan teknis dan pendampingan agar pengelolaan perpustakaan dan kearsipan di Sidrap semakin profesional, terstandar, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat digital.
Sementara itu, Basri menyampaikan bahwa kunjungan tersebut selain sebagai agenda kerja juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kualitas layanan literasi.
“Kedatangan kami selain kunjungan kerja, juga untuk bersilaturahmi. Kami ingin mendorong bagaimana perpustakaan dapat menjadi wadah literasi di tengah perkembangan zaman yang serba digital,” ungkapnya.
Ia menambahkan, di tengah maraknya layanan berbasis teknologi dan akses informasi daring, perpustakaan harus bertransformasi agar tetap relevan sebagai pusat informasi, edukasi, dan literasi masyarakat.
Digitalisasi koleksi, peningkatan kapasitas SDM, serta integrasi layanan menjadi langkah penting yang perlu diperkuat.
Pihaknya juga mendorong perhatian lebih terhadap layanan perpustakaan keliling agar literasi dapat menjangkau masyarakat hingga pelosok desa.
Layanan ini dinilai efektif dalam memperluas akses bacaan, khususnya bagi anak-anak dan pelajar di wilayah yang jauh dari pusat kota.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap, Suharya Angriani, berharap pertemuan tersebut semakin mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Ia optimistis kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan kearsipan di Sidrap, sekaligus memperkuat budaya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat pengawasan dan penertiban…
MAKASSAR, Trotoar.id — Progres pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak cepat merespons anjloknya harga telur di…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi antara teknologi peternakan modern dan ketelatenan peternak di Kabupaten Sidenreng Rappang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, mengapresiasi kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam persiapan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana dengan…
This website uses cookies.