MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk mengajak masyarakat memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Ajakan tersebut disampaikan Munafri usai menunaikan Salat Subuh berjamaah di Masjid Mardhiyyah, Kecamatan Rappocini, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan warga agar aktif berperan dalam pengelolaan sampah, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Munafri yang akrab disapa Appi mengatakan, aktivitas masyarakat selama Ramadan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Hal itu terlihat dari tumbuhnya geliat ekonomi, terutama dengan maraknya lapak penjual takjil yang tersebar di berbagai ruas jalan di Kota Makassar.
Menurutnya, fenomena tersebut menjadi tanda positif bagi perputaran ekonomi masyarakat.
Namun di sisi lain, meningkatnya aktivitas juga berpotensi menambah volume sampah yang harus dikelola dengan baik.
“Intensitas kegiatan masyarakat selama Ramadan tentu meningkat. Konsekuensinya, volume sampah juga ikut bertambah. Karena itu, kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi perlu partisipasi dan kepedulian seluruh masyarakat,” ujarnya.
Appi menjelaskan, dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 1,5 juta jiwa, Kota Makassar memiliki dinamika sosial yang cukup kompleks.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan warga.
Ia pun mengajak jamaah masjid dan masyarakat untuk mulai dari hal sederhana, seperti mengelola sampah rumah tangga dengan baik serta menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, termasuk dari aktivitas usaha musiman selama Ramadan.
Selain itu, Munafri juga mengingatkan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan hingga RT/RW agar mulai mengantisipasi kondisi menjelang musim mudik Lebaran.
Ia menilai perlu ada pengaturan sistem kerja dan jadwal pengangkutan sampah sejak dini.
Hal ini penting mengingat sebagian petugas kebersihan kemungkinan akan pulang ke kampung halaman saat Hari Raya Idulfitri.
“Mulai sekarang harus disusun jadwalnya. Pastikan sistem pengambilan sampah tetap berjalan dengan baik. Jangan sampai saat Hari Raya Idulfitri kita justru dihadapkan pada tumpukan sampah,” tegasnya.
Appi berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga Kota Makassar tetap bersih dan nyaman, terutama saat masyarakat merayakan Idulfitri.
Menurutnya, menjaga kebersihan kota selama Ramadan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral seluruh warga Makassar.



Komentar