Pemprov Sulsel

Uji Ketebalan Aspal Jalan Hertasning, DPRD Sulsel Pastikan Penuhi Standar Teknis

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 05 Maret 2026 21:28

Uji Ketebalan Aspal Jalan Hertasning, DPRD Sulsel Pastikan Penuhi Standar Teknis

MAKASSAR, Trotoar.id – Hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan ketebalan lapisan aspal di ruas Jalan Hertasning, Kota Makassar, telah memenuhi standar teknis yang dipersyaratkan.

Hal tersebut terungkap saat kunjungan kedua anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan bersama tim teknis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026), untuk melakukan uji petik ketebalan aspal pada sejumlah titik jalan yang tengah dikerjakan.

Sebelumnya, pada kunjungan pertama yang dilakukan Rabu (4/3), DPRD Sulsel sempat menyoroti ketebalan lapisan peningkatan jalan yang disebut hanya mencapai 4 sentimeter (cm) dan dianggap telah selesai dikerjakan.

Hal itu kemudian menjadi perhatian publik sehingga dilakukan pengecekan ulang di lapangan.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), ZN Ahmad Wildani, menjelaskan bahwa pengukuran langsung bersama anggota dewan menunjukkan ketebalan lapisan aspal rata-rata telah memenuhi bahkan melampaui standar minimal yang dipersyaratkan.

“Setelah kunjungan pertama kemarin, sekarang dilakukan kunjungan kedua. Mungkin saat itu belum mendapat penjelasan yang komprehensif di lapangan,” ujar Ahmad Wildani.

Ia menjelaskan bahwa pada pengecekan terbaru, anggota DPRD bersama tim teknis melakukan pengujian ketebalan secara langsung pada beberapa titik.

“Jadi hari ini dilakukan pengecekan ketebalan. Dari hasil pengukuran, ketebalan rata-rata memenuhi syarat bahkan melebihi 4 cm yang dipersyaratkan,” jelas Dani, sapaan Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel.

Menurutnya, lapisan AC-WC (Asphalt Concrete–Wearing Course) yang digunakan pada pekerjaan tersebut memang memiliki ketebalan standar 4 cm sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga untuk lapisan aus atau permukaan pada pekerjaan overlay jalan.

Lapisan AC-WC merupakan lapisan paling atas pada konstruksi perkerasan jalan yang dirancang untuk menahan beban lalu lintas sekaligus memberikan permukaan jalan yang lebih rapat, kedap air, dan nyaman dilalui kendaraan.

Pengujian dilakukan melalui metode uji petik pada beberapa titik di ruas jalan yang sedang menjalani pekerjaan preservasi sepanjang sekitar 1,8 kilometer.

Menurut Dani, setelah hasil pengukuran menunjukkan ketebalan telah memenuhi standar, pengujian tidak dilanjutkan ke titik lainnya karena sampel yang diperiksa dinilai telah mewakili kondisi keseluruhan.

“Anggota dewan melakukan uji petik. Karena hasilnya sudah dianggap cukup mewakili, maka tidak dilanjutkan ke sampel lainnya. Secara umum ketebalannya sudah didapatkan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir tim teknis, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta laboratorium provinsi yang membantu proses pengujian lapangan.

Anggota Komisi D DPRD Sulsel Muhammad Sadar juga mengakui bahwa ketebalan lapisan aspal yang diperiksa telah memenuhi persyaratan teknis.

Selain melakukan pengecekan di Jalan Hertasning, anggota DPRD Sulsel juga menanyakan perkembangan pekerjaan di Jalan Aroepala, yang juga masuk dalam program preservasi jalan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dani menjelaskan bahwa pengerjaan di ruas tersebut saat ini masih menunggu proses pabrikasi saluran beton pracetak atau U-Ditch.

Menurutnya, metode pekerjaan sengaja dilakukan secara bertahap untuk menghindari gangguan lalu lintas yang lebih besar di kawasan tersebut.

“Jalan Aroepala saat ini masih menunggu tahap pabrikasi U-Ditch atau saluran. Jika sudah tersedia, baru dilakukan pembongkaran saluran lama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembongkaran saluran tanpa kesiapan pengganti berpotensi mengganggu arus kendaraan.

“Kalau terlalu lama terbongkar, dikhawatirkan akan berdampak pada lalu lintas yang bisa terhambat atau bahkan menimbulkan kemacetan,” katanya.

Karena itu, Pemprov Sulsel memilih menunggu seluruh komponen U-Ditch tersedia sebelum pekerjaan pembongkaran dimulai.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap pekerjaan infrastruktur jalan dilaksanakan sesuai standar teknis yang berlaku.

Melalui pengawasan lapangan, pengujian teknis, serta keterlibatan DPRD dalam proses pengecekan, kualitas pembangunan jalan diharapkan tetap terjaga sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat pengguna jalan. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 April 2026 15:29
Bawaslu Sulsel dan BPK RI Gelar Exit Meeting Evaluasi Anggaran 2025
MAKASSAR, Trotoar.id – Komitmen terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel kembali ditegaskan dalam agenda Exit Meeting antara Bada...
Metro11 April 2026 15:28
Resmikan Lapangan Gaspa, Gubernur Sulsel Dorong Semangat Olahraga Warga Palopo
PALOPO, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Lapangan Gaspa Palopo yang telah selesai direvitalisasi dan kini ...
Metro11 April 2026 15:25
DPRD Hadiri Rakor Pengelolaan Sampah, Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi
MAKASSAR, Ttoroar.id— Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, bersama sejumlah anggota dewan dan Sekretaris DPRD menghadiri rapat koordinasi...
Daerah11 April 2026 15:22
Bupati Sidrap ‘Sentil’ Pusat di Depan Baleg DPR: Jangan Banyak Istilah Kemiskinan!
MAKASSAR, Trotoar.id— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melontarkan kritik sekaligus masukan tajam terkait belum sinkronnya data...