Nasional

PSBM XXVI Jadi Panggung Konsolidasi Ekonomi, Gubernur Maluku Utara Tawarkan Peluang Investasi Peternakan

Gubernur Maluku Utara

MAKASSAR, Trotoar.id — Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar di Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026), kembali menegaskan perannya sebagai panggung strategis dalam konsolidasi ekonomi nasional.

Forum tahunan yang diinisiasi oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konkret untuk mempertemukan pelaku usaha, pejabat negara, hingga kepala daerah dalam membangun kolaborasi dan membuka peluang investasi.

Salah satu sorotan dalam perhelatan tersebut adalah kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, yang secara terbuka menawarkan peluang investasi kepada para saudagar Bugis Makassar, khususnya di sektor peternakan.

Dalam paparannya, Sherly mengungkapkan bahwa kebutuhan daging ayam di Maluku Utara masih jauh dari kata cukup jika dibandingkan dengan kapasitas produksi lokal.

“Kami membutuhkan sekitar 25 ribu ton daging ayam per tahun, namun saat ini baru mampu dipenuhi sekitar 20 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuka peluang pasar yang sangat besar, dengan kekurangan pasokan mencapai sekitar 20 ribu ton per tahun yang selama ini masih dipenuhi dari luar daerah.

Menurut Sherly, celah ini menjadi kesempatan emas bagi para pelaku usaha, khususnya saudagar Bugis Makassar yang dikenal memiliki jejaring bisnis kuat di sektor perdagangan dan distribusi.

“Saya mengajak para saudagar Bugis untuk datang ke Maluku Utara dan melihat langsung potensi bisnis yang ada, terutama di sektor peternakan,” tambahnya.

Tak hanya menawarkan peluang ekonomi, kehadiran Sherly juga membawa nuansa emosional yang kuat. Ia mengungkapkan bahwa Makassar memiliki ikatan historis dalam perjalanan hidup keluarganya.

“Ayah saya lahir dan besar di Makassar, sekolah di Makassar, dan memulai bisnisnya di Makassar,” kenangnya.

Ia menilai, kedekatan emosional tersebut menjadi modal penting dalam membangun kerja sama antara Maluku Utara dan Sulawesi Selatan, yang tidak hanya berbasis ekonomi, tetapi juga sejarah dan budaya.

Sementara itu, pelaksanaan PSBM XXVI kembali menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan masyarakat Bugis Makassar tetap menjadi kekuatan utama dalam mendorong kolaborasi lintas sektor dan wilayah.

Forum ini diharapkan mampu melahirkan kerja sama konkret yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat konektivitas bisnis antarwilayah di Indonesia. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…

55 menit ago

Kaswadi Siap Sambut Konsolidasi Golkar di Soppeng, Target Perkuat Soliditas Jelang Musda

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…

59 menit ago

Usman Marham Ajak Kader Jaga Solidaritas Jelang Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…

5 jam ago

178 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Pemkot Makassar Utamakan Pendekatan Humanis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…

6 jam ago

Munafri Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pemkot Siap Dukung Penuh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…

7 jam ago

DPRD Soroti Praktik Parsial Anggaran, Minta Pemprov Sulsel Perkuat Transparansi APBD

MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…

10 jam ago

This website uses cookies.