MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 yang digelar di Kota Makassar, Senin (30/3/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara melalui Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) di Aula Hasanuddin, Kantor Pusjar SKMP LAN, Jalan Raya Baruga, Antang.
Pembukaan PKN II ini dilakukan oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN, Tri Widodo Wahyu Utomo, yang turut dihadiri para peserta dari berbagai instansi pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Jufri Rahman membagikan pengalaman panjangnya sebagai aparatur sipil negara, sekaligus menyampaikan materi bertajuk “Dinamika Kebijakan 2026: Lensa Kepemimpinan Daerah”.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan di era saat ini menuntut kemampuan adaptif dalam merespons berbagai perubahan, baik di tingkat global maupun nasional.
Menurutnya, terdapat tiga fokus utama dalam dinamika kebijakan saat ini, yakni pengelolaan tensi fiskal, penguatan ekosistem ekonomi, serta kemampuan merespons gelombang perubahan global.
“Kepemimpinan saat ini adalah bagaimana cerdas menetapkan prioritas di tengah tensi fiskal, membangun ekosistem dan tata kelola berkelanjutan, serta menerjemahkan konteks global menjadi strategi lokal,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu membaca arah perkembangan zaman dan memahami implikasi kebijakan secara tepat.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas layanan publik meski di tengah keterbatasan ruang fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
“Tenang dalam tekanan, berani menentukan prioritas, dan memastikan negara hadir dengan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pusjar SKMP LAN, Muhammad Aswad, menyampaikan bahwa PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 diikuti oleh 70 pejabat dari berbagai instansi.
Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung mulai 30 Maret hingga 31 Juli 2026 dengan total 923 jam pelajaran yang dirancang untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan strategis peserta.
“Tujuan PKN Tingkat II adalah mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis sebagai bagian dari kompetensi manajerial pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama,” ujarnya.
Adapun tema yang diusung dalam pelatihan ini adalah “Pengembangan Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Transformasi Tata Kelola Daerah untuk Mewujudkan Resiliensi dan Daya Saing Masyarakat Pesisir”.
Tema tersebut dinilai selaras dengan arah kebijakan nasional, sekaligus mendorong penguatan daya saing daerah melalui implementasi proyek perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Partisipasi peserta dari berbagai wilayah, seperti Sulawesi, Papua, dan Maluku, mencerminkan komitmen daerah dalam memperkuat kolaborasi lintas wilayah.
Kehadiran perwakilan instansi pemerintah pusat juga menjadi penguat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang strategis dalam membangun jejaring kepemimpinan nasional serta melahirkan inovasi kebijakan yang responsif terhadap dinamika zaman.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…
KENDARI, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Terbaik I sebagai Provinsi Creative Financing…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur jalan dalam…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, menyelesaikan kunjungan kedelapannya…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi alumni Program Magang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Ujung Pandang dijadwalkan akan kembali…
This website uses cookies.